Spanduk Klub Domestik Disita Jelang Laga Indonesia-China Taipei

Penulis: Antara Pada: Minggu, 12 Agu 2018, 17:08 WIB Sepak Bola
Spanduk Klub Domestik Disita Jelang Laga Indonesia-China Taipei

ANTARA

KEPOLISIAN Resor Metro Bekasi Kota, Jawa Barat, menyita sejumlah spanduk yang menampilkan gambar serta tulisan klub sepak bola domestik dari pendukung tim nasional Indonesia menjelang laga penyisihan grup A Asian Games 2018 kontra China Taipei di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Minggu (12/8).

"Kami sita spanduk yang menampilkan sejumlah klub domestik di Indonesia. Sebab, kita sudah sepakat bahwa gelaran Asian Games ini untuk mendukung Indonesia menang," kata Kapolrestro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto di Bekasi, Minggu (12/8) sore.

Menurut Indarto, munculnya sejumlah spanduk klub sepak bola Indonesia di arena Stadion Patriot Chandrabaga akan berpotensi memicu konflik antarpendukung timnas Indonesia.

Dikatakan Indarto, sebanyak 1.200 anggotanya telah disebar di empat pintu masuk menuju Stadion Patriot Chandrabaga di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan.

Personel kepolisian telah bersiaga di seluruh pintu masuk menuju arena dengan tiga lapis pola pengamanan.

"Pada lapis pertama, polisi bersama panitia akan mengecek tiket masuk. Pada lapis kedua, dipasang alat x-ray guna pemeriksaan barang bawaan suporter dan lapis terakhir kembali dilakukan pengecekan tiket dan barang bawaan menuju tribun penonton," katanya.

Dikatakan Indarto, pihaknya telah menjalin kesepakatan dengan pendukung dua klub sepak bola domestik seperti pendukung Persib Bandung dan pendukung Persija Jakarta pada pekan lalu.

"Kami menjalin kesepakatan dengan mereka bahwa kita sama-sama mendukung timnas Indonesia di lapangan Asian Games, sehingga tidak lagi terkotak-kotakan oleh klub," katanya.

Berangkat dari kesepakatan itu, pihaknya memberlakukan larangan terhadap spanduk klub domestik masuk ke dalam arena. Selain itu, larangan yang sama juga berlaku pada spanduk bernuansa SARA atau politik.

"Spanduk yang dibawa hanya diperbolehkan memuat ornamen timnas dari masing-masing negara, sebab kami tidak mau ada provokator," katanya.

Puluhan spanduk yang diamankan polisi disita dari sejumlah pintu masuk menuju stadion dan akan dikembalikan setelah berakhirnya pertandingan. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More