Pangdam IV Diponegoro: Bantuan Uang Lebih Fleksibel untuk Korban Gempa Lombok 

Penulis: Widjajadi Pada: Sabtu, 11 Agu 2018, 14:10 WIB Nusantara
Pangdam IV Diponegoro: Bantuan Uang Lebih Fleksibel untuk Korban Gempa Lombok 

ANTARA/AHMAD SUBAIDI

PANGDAM IV/Diponegoro Mayjen Wuryanto lebih menyarankan masyarakat yang peduli dan solidaritas terhadap bencana alam gempa bumi yang menimpa wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk menyalurkan bantuan berupa uang ketimbang barang yang diyakini sudah cukup banyak dari sejumlah daerah lain di luar Jawa Tengah (Jateng).

"Bantuan uang lebih fleksibel dan efektif dari sisi penggunaan, sebab bisa langsung untuk keperluan percepatan pembangunan rumah yang rusak dan fasilitas umum lain yang hancur oleh gempa bumi," tukas Mayjen Wuryanto di sela-sela pengiriman bantuan kemanusiaan dari Jateng untuk masyarakat Lombok, di Posko Lanud Adi Soemarmo Boyolali, Sabtu (11/8).

Sedikitnya 69 ton bantuan kemanusiaan berupa selimut, baju, tenda, obat-obatan dan makanan seperti beras dan mie instan telah diberangkatkan dari Posko Lanud Adi Soemarmo Boyolali, Sabtu (11/8).

Selain Pangdam IV/Diponegoro, Kapolda Jawa Tengah Irjen  Pol Condro Kirono, para kapolres dan Komandan Lanud Adi Soemarmo Kolonel Pnb Indan Gilang ikut menghadiri penyerahan bantuan material dari masyarakat Jawa Tengah, yang diterima oleh perwakilan masyarakat Lombok di Lanud Adi Soemarmo. Bantuan berbagai macam kebutuhan, seperti selimut, obat-obatan, baju, tenda dan makanan itu diangkut 4 pesawat.

"Bantuan itu diangkut menggunakan empat pesawat terbang, yakni Hercules C-130, CN-295 dan CN-235. Pesawat yang besar bisa mengangkut sekitar 12,5 ton bantuan dan yang kecil bisa 2,5 ton," papar Irjen Pol Condro yang menyebutkan, pengiriman bantuan ke Lombok ini akan dilakukan dengan tiga kali penerbangan.

Pada bagian lain, Danlanud Adi Soemarmo Kolonel Pnb Indan Gilang menyatakan, TNI AU mengerahkan empat pesawat untuk pengiriman bantuan kemanusiaan ini. 

"Untuk hari pertama ini, akan diangkut sedikitnya 25 ton. Sisanya mudah-mudahan Senin sudah bisa diselesaikan," tegas Indan. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More