Pesisir Selatan Maksimalkan Imunisasi MR

Penulis: Yose Hendra Pada: Sabtu, 11 Agu 2018, 14:15 WIB Nusantara
Pesisir Selatan Maksimalkan Imunisasi MR

ANTARA/Destyan Sujarwoko

PEMERINTAH Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, bakal memaksimalkan pelaksanaan imunisasi Measless dan Rubella (MR) bagi anak yang berusia sembilan bulan hingga 15 tahun di daerah setempat.

"Kita sama-sama tahu bahwa pelaksanaan imunisasi MR di beberapa daerah mendapat penolakan namun di Pesisir Selatan tetap akan kami maksimalkan melalui sosilasi dan pelaksanaannya secara langsung," kata Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Selatan Satria Wibawa, Sabtu (11/8).

Kendati demikian tambahnya, pihaknya tidak memaksakan pelakanaan imunisasi namun hanya kepada mereka yang menginginkannya saja.

Sosialisasi telah dilakukan di beberapa tempat bahkan khusus ketika dilaksanakan di Kecamatan Lengayang banyak orang tua yang merekomendasikan agar anak-anak mereka diimunisasi.

Meski demikian agar pelaksanaan imunisasi merata, pihaknya dalam waktu dekat akan menggelar rapat bersama dengan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Pesisir Selatan agar imunisasi bisa dilaksanakan secara menyeluruh.

Ia mengungkapkan dengan imunisasi MR maka akan melindungi anak dari penyakit campak dan rubella. Campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti diare, radang paru, radang otak, kebutaan, gizi buruk hingga kematian.

Sementara Rubella merupakan penyakit ringan pada anak namun dapat menularkan ke ibu hamil pada awal kehamilannya dan dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan bagi bayi yang dilahirkannya.

Menurutnya vaksin MR telah mendapat rekomendasi dari WHO dan izin edar dari Badan POM serta telah digunakan di lebih dari 141 negara di dunia.

Demam ringan, ruam merah, bengkak ringan, dan nyeri di tempat disuntikan setelah imunisasi adalah reaksi normal dan akan menghilang selang dua sampai tiga hari. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More