PAN Berharap Sandiaga Uno Bergabung Jadi Kadernya

Penulis: Nurjianto Pada: Sabtu, 11 Agu 2018, 13:35 WIB Politik dan Hukum
PAN Berharap Sandiaga Uno Bergabung Jadi Kadernya

MI/RAMDANI

WAKIL Sekertaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Erwin Ihzaruddin mengungkapkan pihaknya berharap Sandiaga Uno dapat bergabung dengan PAN setelah dicalonkan menjadi Cawapres Prabowo Subianto. 

Namun dirinya mengaku saat ini belum ada komunikasi lebih lanjut terkait hal tersebut.

"Kita berharapnya Pak Sandi bisa bergabung bersama PAN. Nantinya bergabungnya Sandi dengan PAN juga harus dibicarakan dengan semua parpol," ungkapnya seusai menghadiri diskusi Warung Daun dikawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (11/8).

Dirinya pun menuturkan saat ini parpol koalisi pengusung Prabowo-Sandi belum membicarakan hal tersebut. Alasanya, saat ini para parpol masih membicarakan perihal gambaran tim sukses pemenangan di Pilpres 2019.

Ia pun menduga sinyal-sinyal bergabungnya Sandi semakin muncul jika melihat gestur dan penampilannya saat ini. Dasar tersebut ia ungkapkan karena pada saat mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), dirinya menggunakan kemeja berwana biru yang dianggapnya memiliki kesamaan warna dengan partainya.

"Waktu pendaftaran juga sudah pakai (kemeja) biru-biru kan keliatannya kan dayung sudah mulai bersambut. Jadi sudah ada sinyal seperti itu," ungkapnya.

Sebelumnya, opsi bergabungnya Sandiaga ke PAN diungkapkan oleh Anggota Dewan Kehormatan PAN Drajad Wibowo. Opsi tersebut muncul dikarenakan Sandi berasal dari partai yang sama dengan Prabowo Subianto yakni Gerindra.

"Kalau Gerindra-Gerindra mungkin nanti akan susah begitu ya dimasyarakat. Jadi kita lihat apakah nanti Mas Sandi akan mengundurkan diri dari Gerindra atau masuk PAN atau bagaimana kita tunggu lah," ungkapnya di kediaman Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta, Kamis (9/8). (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More