Ditanya Pengganti Sandiaga, Anies Sebut Sedang Masa Iddah

Penulis: Nicky Aulia Widadio Pada: Sabtu, 11 Agu 2018, 12:40 WIB Megapolitan
Ditanya Pengganti Sandiaga, Anies Sebut Sedang Masa Iddah

ANTARA

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan masih enggan membicarakan sosok wakil gubernur pengganti Sandiaga Uno. Anies beralasan saat ini sedang berada dalam masa iddah.

"Kalau ini masa iddah nih. Masa tunggu dulu. Jadi kita lihat dulu, beru nanti dibicarakan," kata Anies di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu (11/8).

Anies mengaku belum ada pembicaraan soal wakil gubernur pengganti dengan dua partai pengusung mereka, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Gerindra. Pasalnya, keputusan mencari pengganti Sandiaga ada di tangan kedua partai itu berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah.

"Belum ada. Sama sekali belum ada. Nanti kalau saya sudah sebut, teman-teman kekurangan berita lagi," ujar Anies.

Anies enggan menyebut hingga kapan dirinya akan menunggu hingga membicarakan soal pengganti Sandiaga. Pasalnya, pengunduran diri Sandiaga kini masih dalam proses.

"Keputusan pemberhentian saja belum ada," tutur Anies.

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menuturkan pengunduran diri Sandiaga akan dibahas pada rapat pimpinan gabungan (rapimgab) pada pekan depan. Setelah disepakati, pengunduran diri itu akan disahkan dalam rapat paripurna. Prasetio menuturkan pihaknya tidak akan menghalangi pengunduran diri Sandiaga.

Sejauh ini, ada dua nama yang disebut-sebut akan menjadi pengganti Sandiaga. Mereka ialah Ketua DPD DKI Jakarta Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPRD DKI Muhamad Taufik dan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. Disinggung soal kedua nama itu, Anies tetap bungkam.

"(Nama-nama) belum ada. Sama sekali belum ada. Nanti kalau saya sudah sebut teman-teman kekurangan berita," ujar Anies.

Sebelumnya, Presiden PKS Sohibul Iman mengklaim Gerindra memberikan hak prioritas kepada PKS untuk mengisi wagub yang ditinggalkan Sandi. Menurut Sohibul, Gerindra menyerahkan posisi Wagub DKI Jakarta ke PKS lantaran telah memberikan posisi cawapres kepada Sandi. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More