Ragam Motivasi Volunteer di Asian Games 2018

Penulis: Antonio  Pada: Sabtu, 11 Agu 2018, 12:30 WIB Olahraga
Ragam Motivasi Volunteer di Asian Games 2018

ANTARA/RISKY ANDRIANTO

ADA sejumlah alasan yang membuat beberapa mahasiswa menjadi volunteer di Asian Games 2018. Mulai dari mengisi waktu luang liburan kuliah hingga ingin menjadi bagian dari sejarah Indonesia.

Annisa Nurusyifa, 22, salah satu volunteer yang bertugas di Stadion Patriot Candrabaga, Kota Bekasi, Jawa Barat misalnya. Dia merupakan mahasiswi semester enam di salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta.

Ia menceritakan, dirinya tahu kesempatan menjadi volunteer dengan mencari informasi di website resmi Asian Games 2018. Jadwal pelaksanaannya ternyata bersamaan dengan waktu libur kuliahnya.

Lalu, ia memutuskan untuk mendaftar sebagai volunteer. Saat diterima, ia mengikuti sejumlah pelatihan dan ternyata lolos.

Pemudi warga Sunter, Jakarta ini juga ingin menjadi volunteer untuk mendapatkan uang tambahan. Dalam satu hari, ia mendapat uang sebesar Rp300 ribu.

Tugasnya memastikan boot sponsor telah terpasang sesuai. Ia bertugas bersama dengan kelompoknya yang berjumlah delapan orang. Namun, uang bukan merupakan tujuan utamanya. 

"Saya mau jadi bagian dari sejarah Indonesia," kata Annisa di Bekasi, Jumat (10/8).

Hal serupa juga yang membuat volunteer lain, Rahmat, 19 termotivasi. Mahasiswa di kampus negeri ternama di Jakarta ini ingin mencari pengalaman dalam waktu liburannya.

Berbeda dengan Annisa, mahasiswa semester lima itu tahu pendaftaran kesempatan menjadi volunteer dari temannya. Ada beberapa langkah yang harus dilewati untuk menjadi volunteer seperti pelatihan dan juga tes psikologi.

Dia diterima menjadi volunteer dan bertugas di Stadion Patriot Candrabaga, Kota Bekasi. 

"Saya ingin mencari dan menambah pengalaman," ujarnya.

Berdasarkan pantauan, para volunteer yang ada di Sekitar Patriot menggunakan seragam yang sama. Mereka mengenakan baju berwarna merah dan celana panjang berwarna cokelat. Mereka juga menggunakan tas yang sama. (Medcom/OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More