Sepak Bola Jadi Pertandingan Pertama di Palembang

Penulis: Antara Pada: Sabtu, 11 Agu 2018, 12:00 WIB Olahraga
Sepak Bola Jadi Pertandingan Pertama di Palembang

INASGOC/Nick Hanoatubun

PERTANDINGAN cabang olahraga sepak bola putri menjadi yang pertama dalam gelaran Asian Games XVIII di Palembang, Sumatra Selatan, karena mulai menggelar penyisihan pada 16 Agustus 2018.

Cabang olahraga ini lebih awal dua hari dari jadwal pembukaan Asian Games di Jakarta, 18 Agustus 2018 sehingga diperkirakan bakal menarik perhatian warga Palembang.

Pada pertandingan hari pertama itu, Kamis (16/8), cabang olahraga sepak bola akan mempertandingkan babak penyisihan Grup A akan mempertemukan Korea Selatan melawan China Taipeh pada pukul 15.00 WIB, dan Timnas Putri Indonesia melawan Maladewa pada pukul 18.30 WIB di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.
    
Sementara, di Stadion Bumi Sriwijaya akan menggelar pertandingan penyisihan grup C yakni antara Thailand melawan Jepang pada pukul 18.30 WIB.

Venue Manager Cabang Olahraga Sepak Bola Wanita, Moga Sabittna Septizaldi mengatakan panitia telah melakukan persiapan matang untuk mengelar pertandingan pertama Asian Games di Palembang.
    
"Yang jelas, cabang olahraga sepak bola wanita ini menjadi salah satu yang favorit. Respon masyarakat diperkirakan cukup tinggi untuk menyaksikannya, apalagi di hari pertama ini ada Timnas yang bermain. Pada prinsipnya kami sudah siap, di berbagai sektor, mulai dari menjamu tim, hingga menjamu awak media," kata Moga.
    
Kota Palembang, Sumatra Selatan kebagian menggelar 14 cabang olahraga.Seluruh pertandingan dipusatkan di Kompleks Olahraga Jakabaring Sport Citu. Hanya cabang olahraga sepak bola yang menggunakan satu venue di luar JSC yakni Stadion Bumi.
    
Tercatat ada 11 negara menjadi peserta sepak bola putri yang terbagi dalam tiga grup. Grup A: Indonesia, Korea Selatan, Taiwan, Maladewa, Grup B: Korea Utara, Tiongkok, Hongkong, Tajikistan dan Grup C: Jepang, Vietnam, Thailand. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More