Peduli Lombok, Trauma Healing Diberikan bagi Anak Korban Gempa

Penulis: Syarief Oebaidillah Pada: Jumat, 10 Agu 2018, 18:25 WIB Humaniora
Peduli Lombok, Trauma Healing Diberikan bagi Anak Korban Gempa

Ist

GUNA meringankan penderitaan warga korban gempa, GarudaFood Sehati menggelar serangkaian kegiatan untuk mengatasi rasa trauma (trauma healing) bagi anak-anak korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat. Acara digelar di Vihara Jayawihaya, Dusun Tebango, Lombok Utara.

"Kami pilih kegiatan mendongeng untuk mengatasi trauma pada anak. Setiap hari ada sekitar seratusan anak hadir untuk mendengarkan dongeng sambil bermain dengan teman sebaya," kata Head of Corporate Communication GarudaFood, Dian Astriana dalam keterangannya, Jumat (10/8).

Dian mengutarakan, kegiatan trauma healing dipilih karena kemungkinan peristiwa gempa yang terjadi dapat menimbulkan dampak bagi pertumbuhan pada anak. Terutama hal yang terkait psikologis dan sosio-emosional mereka.

"Melalui mendongeng kami berharap anak anak mampu kembali bersemangat dan ceria. Anak juga bisa memahami terjadinya bencana secara ilmiah. Belajar menyelamatkan diri saat gempa. Sehingga tak takut lagi jika terjadi gempa susulan," ujarnya.

Dian menambahkan, kegiatan dongeng ini melibatkan komunitas Kampung Dongeng Indonesia yang akan beraktivitas selama empat hari sejak 8 hingga 11 Agustus 2018.

Adapun jadwal waktu mendongeng dilaksanakan setiap pagi dan petang. Anak-anak korban gempa mendapat berbagai informasi dan pesan yang disampaikan lewat dongeng. Mereka juga diajarkan menyanyikan lagu guna membangun semangat mereka..

"Kami melihat anak-anak sangat menikmati kegiatan dongeng yang kami berikan. Wajah mereka terlihat ceria usai mendengar dongeng," tukasnya.

Pada kesempatan sama, GarudaFood juga memberi donasi produk berupa snack biskuit dan minuman jelly untuk ribuan warga korban di wilayah Lombok Utara. Ia berharap makanan ringan tersebut dapat menjadi pelipur lara bagi korban, baik yang masih tinggal di rumah maupun di pengungsian.

Dian menjelaskan, GarudaFood Sehati merupakan komunitas yang didirikan karyawan PT GarudaFood. Secara rutin, GarudaFood Sehati melakukan kegiatan sosial, yang dananya dikumpulkan dari sumbangan para karyawan.

"Para karyawan tak hanya memberi sumbangan dana juga ikut terlibat dalam acara. Termasuk kalangan top manajemen. Kegiatan GarudaFood Sehati selain membantu sesama, juga berhasil menumbuhkan keakraban di kalangan karyawan," cetusnya.

Seperti diberitakan, pekan lalu terjadi gempa yang menelan banyak korban jiwa. Mengutip data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga 10 Agustus 2018, korban jiwa mencapai 259 orang.

Selain menyebabkan korban tewas, gempa Lombok juga mengakibatkan 1.033 orang luka berat dan 270.168 orang mengungsi. Lokasi paling parah terimbas gempa ialah Lombok Utara, Lombok Timur, dan Kota Mataram. (RO/OL-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More