Telah Pantau Kekuatan Lawan

Penulis: Sat/R-3 Pada: Sabtu, 11 Agu 2018, 07:10 WIB Olahraga
Telah Pantau Kekuatan Lawan

DOK. MEDCOM.ID

HISTORI yang selalu mengedepankan angkat besi sebagai cabang olahraga (cabor) andalan Indonesia untuk meraih prestasi. Asian Games 2018 yang akan digelar di kandang sendiri membuat cabor angkat besi semakin mematangkan persiapan.

Segala cara dilakukan tim kepelatihan PB PABBSI (Persatuan Angkat Beban, Binaraga, dan Besi Seluruh Indonesia) untuk memuluskan harapan tersebut. Salah satunya ialah dengan terus memantau kekuatan lawan di Asian Games 2018.

Seperti apa persiapan atlet angkat besi Indonesia di Asian Games 2018 tahun ini? Berikut wawancara Manajer tim PB PABBSI Dirja Wihardja.

Bagaimana kondisi persiapan atlet angkat besi hingga pekan terakhir jelang Asian Games 2018?

Atlet sedang menjalani masa karantina. Saat ini sudah masuk fase prakompetisi yang mana kami akan melakukan simulasi pertandingan dan pemantapan mental. Yang jelas semua sudah siap. Kita buat atlet enjoy, sih. Tantangan ke depan harus kita hadapi.

Apakah ada kendala yang dihadapi cabor angkat besi dalam masa persiapan kali ini?

Tidak ada kendala. Semua berjalan dengan lancar.

Untuk calon lawan, siapakah rival yang dianggap akan memberikan ancaman bagi Indonesia untuk merebut prestasi?

Korea Selatan, Korea Utara, Jepang, kemudian negara-negara tetangga kita, seperti Vietnam dan Thailand menjadi beberapa rival kita. India pun ada kans juga.

Antisipasi calon lawan seperti apa?

Sejak entry by name, kita sudah memetakan dan mempelajari kekuatan lawan kita nanti di Asian Games. Tapi, yang terpenting kita tetap fokus pada persiapan diri sendiri saja.

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More