Persiapan Puncak Haji Dikebut

Penulis: Ade Alawi Laporan dari Arab Saudi Pada: Sabtu, 11 Agu 2018, 06:50 WIB Humaniora
Persiapan Puncak Haji Dikebut

MI/DIKA KARDI

BERBAGAI persiapan puncak haji pada 8 Zulhijah di Padang Arafah, Mina, dan Muzdalifah dikebut. Hal itu tampak ketika Direktur Pelayanan Haji Ditjen Penyelenggaran Haji dan Umrah, Kementerian Agama Sri Ilhami Lubis meninjau kawasan pemondokan jemaah haji Indonesia (maktab), di Masyair (Arafah, Mina, dan Muzdalifah) pada Kamis (9/8).

"Peninjauan ini untuk mengecek persiapan maktab jemaah haji Indonesia di Arafah dan Mina. Apa saja yang belum dan sudah dilaksanakan. Sejauh ini tak ada kendala. Semuanya dalam proses persiapan," kata Sri Ilhami di tenda Misi Haji Indonesia, tenda petugas haji Indonesia, pusat kendali jemaah haji Indonesia di Padang Arafah, Arab Saudi.

Selain meninjau tenda Misi Haji Indonesia, Sri juga melihat tenda Klinik Kesehatan Haji Indonesia, tenda genset, dan tenda jemaah haji Indonesia. Total maktab (kumpulan tenda) jemaah haji Indonesia sebanyak 70. Maktab itu untuk jemaah haji Indonesia sebanyak 221 ribu orang, baik reguler maupun khusus.

Di kawasan Arafah tampak pekerja sedang memasang instalasi listrik, mengecat dan membersihkan toilet, menyiapkan penyejuk ruangan, karpet, dan sebagainya.

Uniknya, ada tiga pohon yang disebut pohon Soekarno. Pohon itu ditanam mantan Presiden Soekarno ketika berhaji ke Tanah Suci. Pohon yang masuk ke tenda jemaah haji Indonesia itu tidak ditebang sehingga memberikan nuansa tersendiri di dalam ruangan tenda.

Saat peninjuan di Arafah, Sri didampingi Wakil Ketua Muassasah Asia Tenggara Walid Rasyidi dan Seksi Perumahan serta Penempat-an Kantor Urusan Haji Indonesia Daerah Kerja Mekah

Sejumlah perbaikan

Lebih lanjut, Sri mengatakan, pihaknya melakukan sejumlah perbaikan di Arafah, yakni penambahan urinoir buat jemaah haji pria. Setiap maktab ditambah 5 urinor. "Setiap maktab disiapkan 30 tenaga kebersihan. Setiap toilet akan ada tisu, sabun, dan tempat pembuangan sampah. Kemudian penyejuk ruangan (mistfan), dan air dialirkan secara otomatis."

Menurut Sri, pihaknya sudah berbicara dengan Muasasah Asia Tenggara untuk melakukan berbagai perbaikan di Armina (Arafah dan Mina).

Di kawasan Mina juga terdapat 70 maktab. Sri memasuki tenda demi tenda yang saat itu penyejuk ruangannya sedang dinyalakan semua, termasuk meninjau toliet dan dapur. Di dapur ada 19 mutaahidin (perusahan yang menyiapkan makanan) buat jemaah haji Indonesia. "Kalau nyala begini akan ketahuan seberapa dingin penyejuk ruangannya," jelasnya.

Jemaah haji Indonesia akan berada di Arafah selama 3 hari (8-9 Zulhijah), Mina 3 hari, dan di Muzdalifah hanya beberapa jam. "Pada tahun ini jemaah nggak usah cari batu lagi karena batunya sudah kita siapkan," pungkasnya.

Terkait dengan puncak haji, Kepala Daker Mekah Endang Jumali menyampaikan 4 imbauan ke jemaah haji. Pertama, menjaga kesehatan dengan banyak minum, memakai alat pelindung diri setiap keluar dari hotel. Kedua, kata dia, mengefektifkan waktu dan tidak tergiur dengan ajakan kelompok bimbingan untuk umrah sunah yang dilakukan berkali-kali.

Ketiga, lanjutnya, persiapkan diri menghadapi puncak haji yaitu Arafah dengan menyimpan tenaga dan fisik, dengan cukup istirahat dan pola hidup sehat.

Keempat, sambungnya, pada saat pelaksaan puncak haji Arafah ikuti prosedur dan arahan dari Kemenag. "Karena Kemenag pe-nanggung jawab pelaksanaan operasional haji," pungkasnya.

(X-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

TEKA-teki kontestan Pilpres 2019 terkuak sudah. Joko Widodo akhirnya memilih Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin sebagai cawapres sedangkan Prabowo Subianto berpasangan dengan Sandiaga Uno. Mereka saat ini tengah melengkapi persyaratan dan akan mendatangi KPU pada Jumat (10/8) di batas akhir pendaftaran Capres/Cawapres 2019. Dari dua pasangan itu, siapa pilihan Anda?





Berita Populer

Read More