Patung GWK Jadi Ikon Baru Wisata Bali

Penulis: Arnoldus Dhae Pada: Sabtu, 11 Agu 2018, 05:30 WIB Nusantara
Patung GWK Jadi Ikon Baru Wisata Bali

ANTARA FOTO/Wira Suryantala

PATUNG Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang terletak di Desa Ungasan, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, siap menjadi ikon baru bagi pariwisata Bali. Penegasan itu disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat menghadiri upacara adat Hindu pemelaspasan selesainya pengerjaan patung GWK yang memakan waktu 28 tahun, kemarin.

"Rampungnya patung GWK ini bisa menjadi ikon baru bagi pariwisata di Bali. Patung ini bisa memberikan manfaat yang positif bagi masyarakat dan pariwisata Bali," ujar Pastika, kemarin.

Ia berharap dengan ikon baru itu, jumlah wisatawan yang datang ke Bali akan meningkat.

Hadir pula Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan undangan lain dalam upacara pemelaspasan patung GWK.

Ia berharap patung GWK ini dirawat dengan baik dan bisa dinikmati seluruh masyarakat Indonesia ataupun luar negeri.

Pastika memastikan bahwa pembangunan patung GWK ini sudah dirancang tahan gempa dan memenuhi standar keamanan internasional.

"Masyarakat tidak perlu khawatir karena keamanan patung ini sudah memenuhi standar tahan gempa. Jadi akan tetap berdiri kukuh. Untuk itu, saya minta masyarakat untuk ikut menjaga dan melestarikan karya seni masyarakat ini," harapnya.

Sementara itu, DI Yogyakarta sebagai daerah tujuan wisata setelah Bali juga berupaya menarik banyak wisatawan. Dalam beberapa hari terakhir, jumlah wisatawan mancane-gara yang datang ke Yogyakarta meningkat.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Yunianto Dwi Sutono mengatakan kenaikan jumlah wisatawan asing itu terlihat dari padatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata unggulan.

"Termasuk tempat favorit wisatawan mancanegara di Prawirotaman terpantau ramai," ujar Yunianto.

Sejumlah destinasi wisata yang kerap dijadikan tujuan favorit wisatawan mancanegara di Kota Yogyakarta ialah Keraton Yogyakarta, museum, dan beberapa situs cagar budaya.

Ia memperkirakan naik-nya kunjungan wisatawan mancanegara tersebut tidak semata-mata karena saat ini termasuk peak season liburan musim panas di Eropa.

"Banyak turis asing mengalihkan tujuan wisatanya dari Lombok dan Bali menjadi Yog-yakarta," tambahnya.

Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara di Kota Yogyakarta, lanjut dia, sudah terjadi sejak Juli dan diperkirakan berlanjut hingga November.

Festival diaspora

Pada bagian lain, menjelang gelaran Asian Games 2018 Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin meresmikan Festival Diaspora Sriwijaya di Plaza Benteng Kuto Besak Palembang, Rabu (8/8) malam.

Festival Diaspora itu berupa Hari Belanja Diskon Indonesia (HBDI) dan Festival Sriwijaya. Menurut Menpar, selama perhelatan Asian Games di Palembang diperkirakan uang sebesar Rp1 triliun akan beredar.

"Ini merupakan impact value dari Asian Games. Presiden meminta saat Asian Games ada diskon harga besar-besaran di pusat perbelanjaan di Jakarta dan Palembang," terangnya.

(AU/DW/N-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

TEKA-teki kontestan Pilpres 2019 terkuak sudah. Joko Widodo akhirnya memilih Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin sebagai cawapres sedangkan Prabowo Subianto berpasangan dengan Sandiaga Uno. Mereka saat ini tengah melengkapi persyaratan dan akan mendatangi KPU pada Jumat (10/8) di batas akhir pendaftaran Capres/Cawapres 2019. Dari dua pasangan itu, siapa pilihan Anda?





Berita Populer

Read More