Menanti Hasil Reformasi Chelsea

Penulis: AFP/Sat/R-1 Pada: Sabtu, 11 Agu 2018, 04:30 WIB Sepak Bola
Menanti Hasil Reformasi Chelsea

AFP PHOTO / Ian KINGTON

CHELSEA mencoba melakukan restorasi dengan melakukan sejumlah perubahan besar dalam menghadapi musim ini setelah kegagalan menembus zona Eropa musim lalu. Pergantian pelatih baru menjadi langkah awal.

The Blues telah meminang eks pelatih Napoli, Maurizio Sarri, untuk menggantikan pria Italia lainnya, Antonio Conte. Proses adaptasi Sarri yang mulai bergabung ke Stamford Bridge pada pertengahan Juli lalu berjalan lancar. Chelsea menunjukkan gaya permainan lebih agresif daripada tipe permainan pragmatis dan bertahan yang kerap diterapkan Conte.

Ide permainan ini dapat memberikan keuntungan bagi barisan depan Chelsea. Trisula penyerang Willian, Eden Hazard, dan Alvaro Morata diharapkan dapat bangkit dari penampilan inkonsistensi musim lalu.

"Dia pelatih besar dengan kecerdasan tinggi. Dia mencoba meningkatkan kami. Tentu ini baru awal. Namun, kami mengawali dengan benar dan melakukan banyak hal baik sejauh ini," kata Willian.

Ujian nyata untuk kapasitas Sarri akan mulai berlangsung di Stadion The John Smith's, markas Huddersfield Town. The Terries--julukan Huddersfield--akan menjadi penantang pertama Chelsea untuk mengarungi musim baru. Pertandingan akan digelar malam ini.

Sarri mungkin menyiapkan skema 4-3-3. Gelandang anyar Jorginho akan mendapatkan kesempatan bermain. Hal itu disebabkan absennya N'Golo Kante akibat penampilannya di Piala Dunia 2018. Winger muda Callum Hudson-Odoi mungkin bermain untuk menggantikan Eden Hazard yang masih belum bisa dimainkan juga. Sementara itu, rekrutan gres Mateo Kovacic dan kiper Kepa Arrizabalaga berpeluang belum menjalani debutnya dalam laga ini.

Di sisi lain, tim tuan rumah mencoba mematahkan rekor negatif yang tidak pernah menang melawan Chelsea di kompetisi domestik sejak 1963. Tidak ayal memenangi pertandingan kali ini menjadi pekerjaan yang sangat berat bagi Huddersfield.

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More