Gim Legendaris Snake semakin Kekinian

Penulis: (Riz/M-3) Pada: Sabtu, 11 Agu 2018, 03:40 WIB Teknologi
Gim Legendaris Snake semakin Kekinian

DOK. NOKIA

PERMAINAN ular atau Snake yang sempat populer di ponsel besutan Nokia, kini hadir lebih modern dengan memanfaatkan platform kamera augmented reality (AR) Facebook. HMD Global selaku pemegang merek Nokia memperkenalkan gim legendaris ini dengan nama Snake Mask dan Snake Real World yang dapat dimainkan secara multiplayer.

Permainan ini tetap sama dengan twist AR baru. Para penggemar bisa berubah menjadi ular dan tidak sekadar mengendalikannya.

"Permainan Snake yang sudah terkenal di seluruh dunia kini hidup kembali melalui ajang MWC pada 2017 di saat kami mengumumkan diluncurkannya Snake untuk Facebook Messenger," ungkap Chief Marketing Officer dan Executive Vice President HMD Global, Pekka Rantala, dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, Kamis (2/8).

Pekka menjelaskan gim ini dirancang untuk generasi sosial yang muda dan bisa mengundang pemain lain untuk bisa bermain bersama.

"Ini adalah kali pertama dalam sejarah Snake, permainan ini bisa dimainkan siapa saja, dan hingga kini Snake sudah dimainkan lebih dari 121 juta pemain di seluruh dunia," imbuhnya.

Efek kamera itu bisa didapatkan melalui Facebook camera dan sudah tersedia untuk semua jenis smartphone dengan sistem operasi Android dan iOS, tidak terbatas merek Nokia. Cara memainkannya sendiri cukup mudah, cukup membuka aplikasi Facebook, lalu klik ikon kamera di atas kiri untuk membuka Facebook Camera, cari Snake Mask, dan selamat bermain!

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More