M Taufik Jadi Kandidat Wagub DKI dari Partai Gerindra

Penulis: Nicky Aulia Widadio Pada: Jumat, 10 Agu 2018, 19:51 WIB Politik dan Hukum
M Taufik Jadi Kandidat Wagub DKI dari Partai Gerindra

MI/ROMMY PUJIANTO

KETUA DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria membenarkan jika Mohamad Taufik merupakan salah satu sosok yang dipertimbangkan menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta menggantikan Sandiaga Uno. Hingga saat ini belum ada keputusan dari Gerindra terkait nama yang akan diusulkan.

"Iya itu (Taufik) salah satu yang dipertimbangkan kan dia Ketua DPD Gerindra DKI ya," kata Riza ketika dihubungi, Jumat (10/8).

Dia menjelaskan, belum ada keputusan partai soal siapa pengganti Sandiaga. Untuk diketahui, Sandiaga dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diusung oleh Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Setelah Sandiaga mundur, kedua partai itu berhak mengajukan calon untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Sandiaga.

"Belum dibahas, nanti dicarikan ya. Nanti ada waktunya," katanya.

Menanggapi pernyataan Presiden PKS Sohibul Iman yang menyatakan bahwa Gerindra bersedia menyerahkan kursi Wagub DKI ke PKS, Riza mengaku belum mengetahuinya.

"Nanti kita diskusikan, saya tidak bisa jawab itu. Sekarang harus penguatan visi misi Prabowo-Sandiaga dulu," katanya.

Sebelumnya, Sohibul Iman menyebut Gerindra memberikan hak prioritas kepada PKS untuk mengisi kursi wagub DKI. Pasalnya, PKS telah bersedia memberikan posisi calon wakil presiden kepada Gerindra. (OL-7)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More