Praveen Jordan Terkenang Lomba Panjat Pinang

Penulis: (Put/H-1) Pada: Sabtu, 11 Agu 2018, 00:20 WIB Hiburan
Praveen Jordan Terkenang Lomba Panjat Pinang

ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

MENJELANG HUT ke-73 Kemerdekaan RI yang jatuh 17 Agustus, atlet bulu tangkis ganda campuran nasional, Praveen Jordan, 25, mengenang kembali keikutsertaannya dalam berbagai lomba untuk memeriahkan peringatan itu saat masih tinggal di kampung halaman. Salah satunya lomba panjat pinang.

Pebulu tangkis yang pernah berpasangan dengan atlet senior Vita Marissa itu mengatakan, ia sangat bersemangat setiap kali merayakan Hari Kemerdekaan RI melalui berbagai lomba yang digelar di daerah asalnya, Bontang, Kalimantan Timur. Sebab, warga kampung halamannya merayakan hari kemerdekaan dengan sangat meriah.

"Wah, kalau ikut lomba, terutama panjat pinang saya semangat sekali. Soalnya tempat tinggal saya masih kampung. Desa banget. Jadi, kami merayakannya dengan semangat walaupun hadiahnya sederhana sekali. Tidak seperti di sini, karena kota besar, perayaan yang digelar warga tidak terlalu meriah," ucap atlet yang pernah menjadi juara All England bersama Debby Susanto itu di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Kini, setelah berstatus sebagai atlet nasional aneka lomba tersebut tinggal kenangan bagi Praveen. Ia sudah tidak lagi mengikuti aneka lomba saat perayaan HUT RI karena khawatir cedera. "Sekarang jadi tim hore aja. Soalnya rentan jatuh," katanya. (Put/H-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More