Obor Asian Games Tiba dan Bermalam di Purwakarta

Penulis: Reza Sunarya Pada: Jumat, 10 Agu 2018, 18:25 WIB Nusantara
Obor Asian Games Tiba dan Bermalam di Purwakarta

MI/Reza Sunarya

OBOR Asian Games, Jumat (10/8), tiba di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat setelah diestafetkan dari Provinsi Banten. Obor tersebut diterima langsung Pejabat Bupati Purwakarta, Taufik Budi Santoso, dan diarak dari mulai gerbang tol Jatiluhur menuju Kantor Pemerintah Kabupaten Purwakarta di Jalan Ganda Negara.

Masyarakat Purwakarta antusias menyambut kedatangan Obor Asian Games 2018. Taufiq mengatakan singgahnya obor Asian Games di Purwakarta merupakan suatu kebanggaan dan Purwakarta siap menyukseskan Asian Games ke-18 yang akan dihelat di Jakarta-Palembang.

"Alhamdulillah Api Asian Games 2018 hadir di Purwakarta. Ini suatu kebanggaan karena untuk kali pertama bisa terjadi sepanjang sejarah Purwakarta dan bertepatan dengan ulang tahun Purwakarta dan HUT RI ke-73," kata Taufik, di Purwakarta, Jumat (10/8).

Taufik menyatakan hal itu menjadi bukti bahwa Purwakarta bisa ikut mensyukseskan Asian Games 2018. Kedatangan obor Asian Games pun bisa menjadi ajang promosi pariwisata di Purwakarta secara nasional, bahkan di Asia.

Ditegaskan Taufik, Asian Games bukan hanya menjadi event olahraga, melainkan juga wadah persatuan. Ia pun mengajak masyarakat bersatu.

Obor Asian Games diarak keliling Kota Purwakarta dan akan menginap satu malam di Purwakarta. Kemudian, Sabtu (11/8) pagi obor bergerak ke Kota Bandung.

Pemkab Purwakarta telah menyiapkan berbagai acara untuk menyemarakkan kedatangan Api Asian Games dengan berbagai hiburan, termasuk pertunjukan air mancur. (A-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More