Kenaikan Tunjangan Veteran Dirapel September

Penulis: Dero Iqbal Mahendra Pada: Jumat, 10 Agu 2018, 16:59 WIB Politik dan Hukum
Kenaikan Tunjangan Veteran Dirapel September

ANTARA FOTO/ Feny Selly

PRESIDEN Joko Widodo memastikan kenaikan tunjangan bagi para veteran akan cair mulai September mendatang. Namun dirinya meminta maaf kepada para veteran bahwa kenaikan pencairannya tersebut tidak dapat dilakukan pada bulan Agustus ini.

"Iya ini sebenarnya sudah dihitung sejak tahun lalu karena permohonan dari beliau-beliau para veteran dan baru kita putuskan 2 bulan yang lalu. Pembayarannya memang kita rencanakan Agustus sudah kenaikan 25% untuk para veteran," kata Jokowi.

Jokowi menjelaskan memang kenaikan tersebut belum dapat diberikan pada Agustus ini. Tetapi dirinya memastikan bahwa per September ini sudah ada dan dapat cair, pencairannya pun di rapel dari Januari-Agustus.

Kenaikan tersebut bagi Jokowi diharapkan akan dapat meningkatkan kesejaheraan dari para veteran kedepannya. Selain itu kenaikan tersebut juga sebagai bagian dari penghargaan pemerintah kepada para veteran.

Dalam kesempatan tersebut salah seorang veteran Soewito (83) menyataan rasa terimakasihnya kepada pemerintah atas penaikan tersebut sebab akan menjadi tambahan kesejahteraan bagi para veteran. Dirinya mengaku sebelumnya tunjangan yang diterima veteran hanya sekitar Rp 1,4 juta - Rp 1,5 juta tanpa membedakan golongan.

"(Penaikan ini) menunjukkan perhatian dan penghargaan pemerintah kepada veteran yang terlah memerdekakan bangsa dan negara. Ini suatu yang luar biasa, penghargaan itu buat kami, perhatiannya luar biasa," terang Soewito. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More