Presiden: Belum Perlu Bantuan Asing untuk Penanganan Gempa Lombok

Penulis: Antara Pada: Jumat, 10 Agu 2018, 16:41 WIB Nusantara
Presiden: Belum Perlu Bantuan Asing untuk Penanganan Gempa Lombok

MI/ROMMY PUJIANTO

PRESIDEN Joko Widodo menegaskan pemerintah belum memerlukan bantuan asing untuk menangani dampak gempa di Lombok, NTB, meski tetap terbuka menerima bantuan mengingat masyarakat memang membutuhkan.

"Ya kita terbuka menerima bantuan karena masyarakat di sana memerlukan. Tapi kita sendiri juga masih mampu mengatasi itu dalam membangun kembali rumah-rumah yang rusak nanti," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat.

Presiden berjanji melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi terhadap bangunan fisik yang hancur setelah masa tanggap darurat selesai. Ia meminta jajarannya untuk terus memberikan laporan terkait dengan perkembangan terakhir di Lombok.

Presiden sebelumnya berencana meninjau langsung penanganan dampak gempa ke Lombok. "Nanti mungkin saya karena ini masih ada gempa-gempa saya disarankan ke sana hari Minggu atau Senin atau Selasa," katanya.

Faktor keamanan menjadi pertimbangan utama ditundanya kunjungan kerja Presiden ke wilayah yang terdampak gempa. "Kita masih lihat suasana di sana karena hampir tiap hari selalu ada gempa yang bukan gempa kecil, kemarin 6,2 sebelumnya ada 6,5 (SR)," katanya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More