Kursi Wagub Kosong, Anies Enggan Bicarakan Pengganti Sandiaga

Penulis: Nicky Aulia Widadio Pada: Jumat, 10 Agu 2018, 14:48 WIB Megapolitan
Kursi Wagub Kosong, Anies Enggan Bicarakan Pengganti Sandiaga

ANTARA/Galih Pradipta

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan masih enggan membicarakan figur Wakil Gubernur pengganti Sandiaga Uno. Untuk sementara ini, kursi Wakil Gubernur DKI masih kosong.

"Sekarang kita usung dulu Bang Sandi sampai tuntas. Setelah itu selesai baru kita bicara tentang pergantian," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat (10/8).

Pengunduran diri Sandiaga terjadi di tengah pembahasan usulan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2018 di DPRD DKI. Anies menjanjikan kosongnya kursi Wakil Gubernur tidak akan berpengaruh pada perencanaan anggaran perubahan.

"Insya Allah kita akan segera langsung siapkan contingency plan supaya rencana-rencana bisa jalan. Beliau berperan besar dalam proses dengan BPK, kemudian menyiapkan anggaran," ujar Anies.

Anies menjanjikan perubahan pada tampuk kepemimpinan di DKI tidak berpengaruh pada proses pembangunan di DKI.

"Warga Jakarta tidak usah khawatir, semua yang menjadi tanggung jawab Pemprov tidak akan terinterupsi dengan adanya perubahan ini. Jadi kita akan all out untuk menjamin, agar tidak ada hambatan," kata Anies.

Sandiaga resmi mengundurkan diri. Bakal calon Wakil Presiden pendamping Prabowo itu telah menyerahkan surat pengunduran diri ke Anies pada Jumat (10/8). 

Sandiaga belum mengutarakan alasannya lebih memilih untuk mundur, alih-alih mengambil cuti. Pasca ditinggal Sandiaga, Anies pun kini belum memiliki Wakil Gubernur pengganti. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More