Darmin Nilai Kejelasan Capres-Cawapres Bikin Pasar Tenang

Penulis: Eko Nordiansyah Pada: Jumat, 10 Agu 2018, 15:00 WIB Ekonomi
Darmin Nilai Kejelasan Capres-Cawapres Bikin Pasar Tenang

MI/Seno

MENTERI Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai kejelasan soal calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 akan membuat pasar lebih tenang. Bahkan, penetapan capres-cawapres diharapkan berdampak positif bagi perekonomian Indonesia.

Adapun terdapat dua pasangan capres-cawapres dipastikan akan bertarung dalam pesta demokrasi tahun depan. Keduanya adalah Joko Widodo dan Ma'ruf Amin serta Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

"Mestinya baik-baik saja karena bukan pasangannya enggak ada yang kemudian membuat pasar harus khawatir. Jadi ya dampaknya mestinya baik," tegas Darmin, di Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/8).

Dirinya menilai kondisi pasar yang sebelumnya wait and see akan mulai berkurang usai terdapat kejelasan mengenai capres dan cawapres. Dengan kejelasan pasar ini, Darmin berharap, investasi yang masuk ke dalam negeri akan lebih banyak lagi.

Sementara itu, masih kata Darmin, pemerintah segera merealisasikan berbagai kebijakan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Salah satunya adalah mendorong ekspor dan mengurangi impor agar defisit neraca perdagangan bisa berkurang.

"Pertama hadapi gejolak gonjang-ganjing dalam perekonomian global sudah dirumuskan. Dorong ekspor untuk kurangi impor dan itu kebijakan secara umum yang dilakukan itu adalah mendorong ekspor serta mengurangi atau memperlambat impor," pungkas dia. (Medcom/OL-3)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More