Kurs Dolar AS Menguat Tak Pengaruhi Perjalanan ke Luar Negeri

Penulis: Gana Buana Pada: Jumat, 10 Agu 2018, 14:45 WIB Ekonomi
Kurs Dolar AS Menguat Tak Pengaruhi Perjalanan ke Luar Negeri

ANTARA/Zabur Karuru

MENGUATNYA nilai tukar mata uang dolar amerika Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah nyatanya tidak membuat penerbangan ke luar negeri sepi. Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terus meningkat pun tidak langsung membuat harga tiket penerbangan naik.

Manager Public Relation Singapore Airlines, Glory Henriette menyampaikan, lonjakan nilai tukar mata uang dolar AS tidak banyak mempengaruhi operasional penerbangan Singapote Airlines. Bahkan, Ia mengaku tetap untung.

“Tentu dengan tingginya besaran nilai tukar mata uang dolar AS terhadap rupiah berpengaruh, tapi kita tetap untung,” ungkap Glory dalam Media Gathering di Gandaria City, Jakarta, Jumat (10/8).

Glory menyampaikan, tingginya harga BBM pun tidak langsung mempengaruhi harga tiket penerbangan Singapore Airlines. Terbukti hingga saat ini harga penerbangan ke berbagai destinasi masih tetap.

Menurut Glory, yang menentukan besar kecilnyanya harga tiket adalah pasar. Saat permintaan tinggi, maka harga tiket akan relatif naik. Namun sebaliknya saat permintaan rendah harga tiket pun relatif turun.

“Misalnya high season di Jepang saat Musim Bunga Sakura, harga ke Jepang lebih tinggi dibandingkan dengan harga tiket perjalanan ke Korea,” jelas Glory.

Selain itu, biasanya calon penumpang akan membeli tiket ‘all in’. Di mana di dalam paket tersebut sudah termasuk biaya pajak dan ‘fuel purchase’.

“Harga tiket hingga saat ini belum ada kenaikan,” imbuh dia.

Berdasarkan data yang diperoleh, pada keuangan 2017-2018 laba bersih Singapore Airlines mencapai S$893 juta atau meningakt sebesar S$533 juta, atau sebesar 148,1%, dibanding periode yang sama tahun lalu. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More