26 Peserta SMN Aceh Antusias ke Papua

Penulis: Cahya Mulyana Pada: Jumat, 10 Agu 2018, 09:30 WIB Humaniora
26 Peserta SMN Aceh Antusias ke Papua

MI/Rendy Ferdiansyah

SEBANYAK 26 siswa berasal dari 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh diberangkatkan ke Papua untuk mengikuti program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) 2018. 

PT Surveyor Indonesia (persero) dan PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk (BNI) selaku penyelenggara berharap seluruh peserta bisa menimba wawasan tentang kebhinekaan, budaya dan sosial masyarakat Papua.

Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Surveyor Indonesia (persero), Rosmanidar Zulkifli, berharap peserta SMN Provinsi Aceh bisa merepresentasikan Aceh kepada masyarakat dan belajar banyak tentang Papua. Peserta juga diharapkan memiliki kebanggaan terhadap kebhinekaan.

"Saya yakin peserta SMN bisa mendapatkan banyak wawasan tentang sosial budaya Papua dan dunia pendidikan di sana," ujar Rosmanidar dalam keterangan resmi, Jumat (10/8). 

Menurut dia, program ini bertujuan untuk menanamkan cinta tanah air dan mencerdaskan generasi muda Indonesia. Semua peserta akan diterbangkan ke Papua, Jumat (10/8), dan sebelumnya diberikan banyak pembekalan.

"Program Siswa Mengenal Nusantara ini merupakan program pertukaran pelajar yang diselenggarakan di 34 Provinsi, diinsisasi oleh Kementerian BUMN sejak tahun 2015," tutupnya.

Seleksi program ini diikuti 69 siswa dari 23 Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh melalui tes tertulis, wawancara, dan unjuk bakat untuk mendapatkan kesempatan menjadi peserta Siswa Mengenal Nusantara yang akan menjelajah Provinsi Papua.

Kegiatan Siswa Mengenal Nusantara di Provinsi Aceh ini merupakan Sinergi PT BNI (Persero) Tbk dan PT Surveyor Indonesia (Persero) sebagai bentuk kepedulian BUMN terhadap pendidikan generasi muda untuk menanamkan rasa bangga dan cinta tanah air sejak dini.

Melalui seleksi telah terpilih sebanyak 23 peserta dari 23 Kabupaten/kota dan 3 peserta difabel. Salah salah satu peserta yang lolos, Muamar, dari MAN 2 Pidie Jaya, Aceh, mengaku senang dapat lolos seleksi.  Anak kelima dari 7 bersaudara ini adalah yatim dan kini tinggal di panti asuhan namun memiliki keinginan yang kuat untuk merasakan langsung keberagaman negerinya.

"Saya senang sekali bisa lolos seleksi dan berangkat ke Papua. Alhamdulillah Demi Allah saya akan pergi dengan penuh semangat dan senang hati," pungkasnya.  (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More