Ingin Beri Kado Perpisahan Terindah

Penulis: (Sat/R-2) Pada: Jumat, 10 Agu 2018, 00:15 WIB Olahraga
Ingin Beri Kado Perpisahan Terindah

MI/PANCA SYURKANI

DENGAN usia yang baru menginjak 26 tahun. Sejatinya, Lindswell Kwok belum terlalu tua sebagai atlet. Namun, atlet kelahiran Medan, Sumatra Utara, pada 24 September 1991, merasa sudah waktunya untuk memberi kesempataan pada para juniornya.
Dalam beberapa kali kesempatan, peraih medali perak Asian Games Incheon 2018 itu, telah menyatakan niatnya untuk pensiun. Ia mengaku sudah puas dengan segala pencapaiannya selama ini.

Kepuasan Linswell itu memang tidak berlebihan. Faktanya, sepanjang kariernya, ia telah mengoleksi total 18 medali emas di berbagai turnamen.  Yang paling prestisius ialah lima kali menjadi yang terbaik dalam lima kali kejuaraan dunia. Terakhir, ia meraih medali emas pada nomor taijiquan di Kejuaraan Dunia yang bertempat di Kazan, Rusia, pada Oktober 2017.

Di ruang lingkup Asia Tenggara, atlet kebanggaan Medan itu, selalu merebut emas SEA Games dalam empat edisi beruntun. Sejak 2011 hingga penyelenggaraan terakhir pada SEA Games 2017 di Malaysia, satu medali yang belum menghiasi lemari pribadinya berasal dari ajang Asian Games.

"Saya sudah lama berlatih sejak kecil dan ini sudah di depan mata. Jadi, saya mau habis-habisan, berusaha maksimal untuk menutup karier dengan baik," kata Lindswell. Itu sebabnya Asian Games Jakarta-Palembang 2018, amat mungkin menjadi kiprah terakhir Lindswell dalam membela ‘Merah-Putih’ pada Asian Games 2018. Ia sangat berharap, bisa memberikan kado perpisahan yang paling indah untuk negaranya, yaitu medali emas.

Lindswell telah mengenal wushu sejak masih berusia 7 tahun. Awalnya tak menyukainya, tapi atlet asal Medan ini tetap menekuninya, berkat dorongan orang-orang sekitarnya. Pada akhirnya, ketekunan membuat Lindswell mendapatkan hasil manis.
Dengan semua pengalaman dan teknik yang dia miliki, peluang Linswell untuk merebut emas memang terbentang. Ia pun masih menjadi andalan Indonesia pada multievent empat tahunan itu, terutama di nomor taijiquan/taijijian yang memang menjadi spesialisasinya.

Pelatih wushu sekaligus mantan atlet nasional, Susyana Tjhan, menyebut peluang Lindswell amat besar dan lebar. Terlebih, pada nomor yang diikuti Lindswell tidak ada kompetitor dari Tiongkok.  "Peluang Lindswell besar karena Tiongkok tidak turun di nomor taijijian. Saya berharap, dia memberikan yang terbaik dan tidak ada kesalahan," ujarnya. (Sat/R-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More