Film Sultan Agung Bakal Tayang 23 Agustus

Penulis: Ardi Teristi Hardi Pada: Kamis, 09 Agu 2018, 18:15 WIB Weekend
Film Sultan Agung Bakal Tayang 23 Agustus

dok Instagram @sultanagung.themovie

CUPLIKAN film Sultan Agung resmi dirilis pada 2 Agustus 2018 melalui channel Youtube Film Sultan Agung. Dalam cuplikan berdurasi 2 menit 13 detik itu juga dituliskan, film besutan sutradara Hanung Bramantyo tersebut bakal tayang perdana di bioskop pada 23 Agustus 2018.

Di bagian awal tertulis, cerita berlatar waktu 3,5 abad sebelum Indonesia merdeka. Beberapa bagian yang ditampil dalam cuplikan tersebut antara lain cerita tentang masa sebelum dan sesudah RM Rangsang yang dinobatkan sebagai Raja Mataram pada usia 20 tahun, VOC membuka hubungan dengan Mataram pada 1614, VOC menolak tawaran Mataram dan menguasai Jayakarta, dan pasukan Mataram menuju Benteng Hollandia di Sunda Kelapa pada 1628.

"Dengan menyebut Gusti kang akaryo jagad, aku titahkan kalian untuk mukti utowo mati ing Sunda Kelapa," kata Sultan Agung.

Film Sultan Agung digarap secara kolosal. Film ini juga menggunakan efek CGI (Computer-Generated Imagery). Beberapa bintang yang muncul dalam film tersebut, antara laim Ario Bayu, Anindya Kusuma Putri, Adinia Wirasti, Meriam Bellina, hingga Lukman Sardi.

Kemunculan cuplikan film yang diproduksi oleh Mooryati Soedibyo Cinema tersebut sudah ditonton lebih dari 485 ribu kali. Berbagai tanggapan pun bermunculan
di Youtube. "Akhirnya film kolosal Indonesia bangkit lagi. Nonton sambil belajar menambah wawasan sejarah yang terlupakan," tulis Harry Ferkasa.

"Harusnya banyakin film-film pahlawan nasional kita biar generasi yang akan datang tahu perjuangan rakyat Indonesia jaman dulu," tulis Danang Arifwidodo. Ada pula netizen yang menilai sebaiknya penayangan film itu diundur karena masih kurangnya promosi. (M-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More