Madura United akan Pertahankan Tren Positif

Penulis: Mohammad Ghazi Pada: Kamis, 09 Agu 2018, 16:45 WIB Sepak Bola
Madura United akan Pertahankan Tren Positif

ANTARA FOTO/Saiful Bahri

PELATIH Madura United, Gomes de Oliveira, meminta pemainnya tetap konsisten menjaga tren positif setelah tidak pernah kalah dalam enam laga terakhir. Tren positif itu, harus dipertahankan saat bermain dengan Sriwijaya FC pada laga yang akan datang.

Menurut Gomes, persaingan tim di sisa kompetisi musim ini sangat ketat, karena setiap klub melakukan evaluasi agar sama-sama bersinar. Fachruddin dan kawan-kawan harus senantiasa menampilkan permainan terbaiknya.

"Melewati enam pertandingan tanpa kekalahan butuh kerja keras dan kerja sama. Perjuangan kami masih panjang, tapi kami yakin bisa terus konsisten dan meningkatkan performa untuk beberapa pertandingan ke depan," katanya, Kamis (9/8).

Pelatih Berdarah Brasil ini menambahkan, kemenangan dalam laga terakhir melawan PS Tira di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan pekan lalu, menjadi modal besar untuk terus merebut posisi atas klasemen sementara Liga 1 2018.

"Setiap tim sekarang sudah berbenah, jadi harus selalu waspada dalam setiap pertandingan," tandasnya.

Madura United saat ini menempati posisi kedua klasemen sementara Liga 1 tahun ini dengan perolehan 30 poin dari 19 pertandingan. Perolehan poin ini sama dengan PSM Makassar yang berada di posisi ketiga, sementara posisi pertama ditempati oleh Persib Bandung dengan mengumpulkan 35 poin.

Euforia kemenangan di laga terakhir tentunya harus segera diakhiri, terlebih tim kebanggaan suporter Madura Bersatu selalu gagal memanfaatkan peluang kala bersua tim asal Sumatera, termasuk Sriwijaya FC.

"Hal itu tentu harus selalu menjadi perhatian kami," kata Gomes.

Sementara itu, absennya sejumlah pemain andalan Madura United FC membuat sang pelatih, Gomes de Olivera, 'berjudi' dalam menentukan komposisi tim saat menjalani pertandingan di kompetisi tertinggi sepakbola tanah air, Liga 1.

Para pemain pilar di tiga lini berbeda dengan alasan berbeda pula, Fachruddin Aryanto dan Munhar terpaksa absen dan menyisakan lubang menganga di sektor pertahanan. 

Keduanya absen karena harus menjalani proses perawatan cedera yang mereka derita dalam beberapa pekan terakhir.

Untuk mengisi posisi sentral pertahanan tersebut, pelatih asal Brasil melakukan spekulasi dengan menempatkan Guntur Ariyadi dan diplot sebagai stopper bersama Fabiano Beltrame. Padahal posisi ideal pemain bernomor punggung 2 merupakan spesialis bek sayap.

Namun hal itu tidak terlalu mengkhawatirkan untuk sektor tengah, sebab kehilangan sosok jangkar gelandang pengangkut air Asep 'RINO' Berlian ditutup dengan keberadaan gelandang anyar asal Iran Milad Zeneyedpour.

Bahkan pemain asing Asia tersebut sukses menjalani debut dengan membawa timnya menang 3-1 atas The Army, sekaligus membawa tim barunya naik ke posisi tiga klasemen sementara dengan raihan 30 poin.

Mirisnya di sektor depan, kehilangan duo winger lincah Bayu Gatra Sanggiawan dan Engelberd Sani memaksa Gomes menerapkan formasi berbeda dengan memasang duet Greg Nwokolo dan Slamet Nurcahyo sebagai ujung tombak.

Beruntung tim kebanggaan suporter Madura Bersatu memiliki sosok Wing Beck muda pada diri Al-Fath Fathier, bahkan ia pun dipasang sebagai gelandang sayap untuk membantu tim dalam menggedor pertahanan tim binaan Nil Maizar. Hasilnya terbilang cukup memuaskan.

Bahkan pemain bernomor punggung 86 tersebut justru sangat menikmati posisi dan peran barunya sebagai penyerang sayap, tanpa canggung ia pun bergerak dan melakukan sayatan ke barisan pertahanan lawan melalui sisi sayap yang memang sangat akrab dengannya sebagai sosok bek sayap. (OL-3)
 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More