AMMDes Tingkatkan Produktivitas Masyarakat Desa

Penulis: (Gnr/S-2) Pada: Kamis, 09 Agu 2018, 03:15 WIB Otomotif
AMMDes Tingkatkan Produktivitas Masyarakat Desa

MI/Januari Hutabarat

SETELAH gagal memasarkan dua prototipe dari angkutan perdesaan, Kementerian Perindustrian kini tampil percaya diri dengan alat mekanis multiguna pedesaan (AMMDes) yang merupakan purwarupa ketiga dari angkutan pedesaan yang digarap Kemenperin.
Kendaraan produksi PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia tersebut diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (2/8). Melalui AMMDes, kata Presiden,

masyarakat pedesaan bisa meningkatkan produktivitas dari lima jenis kendaraan yang ada. Di antaranya berfungsi sebagai pemutih beras, pemecah gabah, pompa, genset, dan kendaraan pengangkut. Masyarakat desa pun bisa menggunakannya sebagai alat transportasi ke kota untuk distribusi hasil pertanian.

Kapasitas produksi AMMDes nantinya akan mencapai 3.000 unit per tahun dan dapat ditingkatkan mencapai 15 ribu unit. Perizinan AMMDes yang kini sedang berproses di Kementerian Perhubungan diestimasi selesai pada November.  Dari sisi dapur pacu, AMMDes dilengkapi dengan mesin berkapasitas 640 cc yang mampu menghasilkan tenaga 15 hp. Kecepatan maksimal AMMDes ialah 40 km/jam sehingga aman bagi lingkungan perdesaan. (Gnr/S-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More