Facebook Berencana Raup Pendapatan Lewat WhatsApp

Penulis: Basuki Eka Purnama Pada: Kamis, 02 Agu 2018, 11:45 WIB Teknologi
Facebook Berencana Raup Pendapatan Lewat WhatsApp

AFP/ JUSTIN SULLIVAN

FACEBOOK, Rabu (1/8), berencana meraup pendapatan melalui WhatsApp dengan menghubungkan dunia usaha kepada kosumen.

Facebook mengaku tengah menguji WhatsApp Business selama beberapa bulan terakhir dengan melibatkan lebih dari 90 perusahaan termasuk Uber dan Singapore Airlines.

"Kami memperkenalkan sebuah solusi bisnis yang membutuhkan tool yang lebih kuat untuk berbicara lewat WhatsApp dan sebuah cara baru bagi orang untuk memulai pembicaraan di WhatsApp lewat iklan di Facebook," ungkap jejaring sosial itu dalam keterangan resmi mereka.

WhatsApp Business mengizinkan perusahaan untuk mengirimkan konten nonpromosi seperti informasi pengiriman.

Perusahaan juga akan bisa menanggapi secara gratis pertanyaan dan komentar yang dikirimkan kepada mereka lewat WhatsApp asalkan tanggapan itu dikirimkan dalam tempo kurang dari 24 jam.

Sejumlah iklan di Facebook juga akan menampilkan cara mudah memulai pembicaraan WhatsApp dengan dunia usaha.

"Facebook Ads yang terhubung dengan WhatsApp akan membantu orang menemukan bisnis Anda serta membantu Anda terhubung dengan mereka untuk menjelaskan produk Anda," kata Facebook.

Facebook telah lama menguji cara memperoleh pendapatan dari WhatsApp yang mereka akuisisi pada 2014 seharga US$19 miliar.

WhatsApp kini digunakan oleh 1,5 miliar pengguna dari berbagai penjuru dunia.

"Anda akan tetap memegang kendali penuh atas pesan yang Anda terima. Usaha harus membayar untuk mengirimkan pesan mereka sehingga mereka akan selektif dan tidak membanjiri Anda dengan pesan," jelas Facebook. (AFP/OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More