Manfaatkan Aplikasi Navigasi untuk Hindari Rute Ganjil-Genap

Penulis: Ainto Harry Budiawan Pada: Rabu, 01 Agu 2018, 10:23 WIB Teknologi
Manfaatkan Aplikasi Navigasi untuk Hindari Rute Ganjil-Genap

MI/Bary Fathahilah

PEMBERLAKUAN perluasan wilayah ganjil-genap di Jakarta untuk memperlancar arus lalu lintas selama Asian Games 2018 resmi berlaku hari ini, Rabu (1/8). Aturan itu berlaku bagi para pengendara mobil.

Untuk menghindari jalur ganjil genap dan mencari rute alternatif, Anda bisa memanfaatkan aplikasi navigasi pada gawai seperti Google Maps dan Waze. Keduanya sudah punya fitur untuk menyesuaikan jalur yang bisa dilalui.

Untuk Google Maps, Anda harus terlebih dulu mengatur titik yang ingin dituju. Kemudian klik titik tiga pojok kanan atas, lalu pilih 'Route options', pilih pelat kendaraan ganjil atau genap.

Sementara untuk pengguna Waze, Anda perlu membuka aplikas tersebut kemudian pilih settings. Lalu cari menu Navigation (navigasi). Dibagian paling bawah ada opsi license plate restriction, tekan pada area tersebut.

Nah, Anda cukup memasukkan dua digit angka terakhir pada pelat nomor kendaraan. Aplikasi pun akan mengatur rute yang boleh dan tidak boleh dilewati sesuai dengan pelat nomor kendaraan. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More