Aplikasi Mamikos Bantu Pendatang Cari Tempat Kos

Penulis: Agus Utantoro Pada: Senin, 30 Jul 2018, 12:45 WIB Teknologi
Aplikasi Mamikos Bantu Pendatang Cari Tempat Kos

Google Play Store

UNTUK membantu pendatang mendapatkan informasi tentang tempat kos dan sekaligus membantu pemilik tempat kos menemukan penghuni baru, Mamikos.com meluncurkan aplikasi Mamikos yang dapat diunduh melalui ponsel pintar berbasis android maupun Ios.

"Mamikos mempertemukan pencari kos dan pemilik kos. Data kos di internet  selama ini nggak dijaga update-nya. Karena data lama, kadang-kadang tempat kosnya sudah diambrukin," ungkap Co-Founder Mamikos Anggit Tut Pinilih di kantornya, Perum Gejayan Indah Condongcatur Depok Sleman, Senin (30/7).

Menurutnya, ide awal dibuatnya aplikasi ini adalah untuk membantu menjembatani kebutuhan pencarian kos dengan kebutuhan pemilik kos yang hendak mencari penghuni kos.

Melalui aplikasi ini, pencari kos dapat menemukan kos yang cocok dengan lebih mudah, cepat dan akurat.

Menurut dia, saat ini, Mamikos.com telah diunduh di Playstore dan Apple Store oleh lebih dari 1,6 juta user.

"Sebanyak 54.823 kos telah terdaftar di aplikasi dan tersebar di banyak kota, seperti Jakarta, Depok, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan 572 kota dan kabupaten lainnya di Indonesia," katanya.

Ia menambah, untuk menjaga akurasi semua tempat kos yang terdaftar dilakukan proses verifikasi oleh 7.235 agen Mamikos yang tersebar di seluruh Indonesia.

Diakui, selama ini sering terjadi informasi mengenai tempat kos di internet kurang lengkap serta tidak dilengkapi foto-foto akurat sehingga banyak pencari kos mencari kos dengan berkeliling di sekitar area kos.

Untuk mengatasi berbagai kesulitan pencarian kos, jelasnya, disertai fitur yang lengkap sehingga pencari tempat kos mendapat informasi yang lengkap termasuk kamar kos yang ditawarkan.

"Di sisi lain, pemilik kos juga akan mendapat gambaran yang utuh apa yang diperlukan oleh pencari kos," katanya.

Aplikasi ini, imbuhnya, merupakan salah satu dobrakan baru di dunia start-up yang mampu memberi solusi dengan menerapkan sistem economic sharing sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat luas. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More