Jokowi Minta Wali Kota Antisipasi Perubahan Global

Penulis: Nur Aivanni Pada: Senin, 23 Jul 2018, 10:44 WIB Politik dan Hukum
Jokowi Minta Wali Kota Antisipasi Perubahan Global

Medcom.id/Yogi Bayu Aji
Presiden Jokowi mengumpulkan wali kota di Istana Bogor

PRESIDEN Joko Widodo menerima 32 wali kota di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Pertemuan tersebut diagendakan dalam rangka untuk mengetahui persoalan-persoalan yang ada di kota dengan adanya perubahan global saat ini.

"Saya memang mengagendakan pertemuan khusus seperti ini supaya persoalan-persoalan di kota semuanya bisa secara detail tersampaikan pada kita sehingga dalam menyelesaikan masalah yang ada di lapangan bisa segera kita lakukan," kata Jokowi, Senin (23/7).

Pada kesempatan tersebut, Jokowi meminta kepada para wali kota untuk mengantisipasi permasalahan yang ada di kota atas perubahan global yang terjadi saat ini. Para wali kota harus mengetahui bahwa saat ini ada tekanan ekonomi dari eksternal, seperti perang dagang Amerika dengan China dan kenaikan suku bunga The Fed di Amerika.

"Semua negara ini mengalami, saya kira kita tidak perlu terlalu khawatir. Tapi yang paling penting, kita tahu apa yang sedang terjadi," ucapnya.

Selain mengenai ekonomi global, para wali kota juga harus bisa mengantisipasi terhadap perubahan yang sangat cepat saat ini. Menurut McKinsey Global Institute, kata Jokowi, perubahan revolusi industri keempat saat ini adalah 3000 kali lebih cepat dibandingkan revolusi industri yang pertama.

"Ini yang harus kita sadar betul bawah akan terjadi perubahan besar yang sangat cepat sekali sehingga kota-kota harus menyiapkan diri dalam mengantisipasi, menyiapkan sumber daya manusia dalam rangka menghadapi perubahan yang sangat cepat," tegasnya.

Jokowi pun menilai kota akan lebih siap dalam menghadapi perubahan-perubahan dunia yang sangat cepat ini dibandingkan desa. Namun, jika kota tidak bisa mengantisipasinya, itu akan berbahaya bagi kota itu sendiri maupun bagi negara.

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Sementara, wali kota yang hadir antara lain, Wali Kota Bogor Bima Arya, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Wali Koya Surakarta F. X. Hadi Rudyatmo, Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut, dan Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More