Memadukan Rasa Wine

Penulis: Rin/M-1 Pada: Sabtu, 21 Jul 2018, 23:30 WIB Weekend
Memadukan Rasa Wine

MI/ROMMY PUJIANTO

SUASANA santai dengan nuansa perdesaan di Argentina langsung terasa saat memasuki Bacco Wine Culture, Jakarta, Kamis (5/7). Tampak sejumlah hiasan paprika, alat penerangan yang diubah menjadi hiasan meja yang menarik perhatian.

Suasana kasual itu yang ingin diusung Belinda Luis, Brand Manager Champagne and Wines Moet Hennessy Indonesia, dalam wines interactive luncheon. "Menikmati wine itu tidak hanya untuk dinner, dengan pakaian formal. Tapi di Argentina, asal anggur Terrazas ini dinikmati siang hari. Dengan suasana lebih kasual dan kekeluargaan," ujar Belinda.

Ya suasana santai itu sangat terasa siang itu. Sekitar 30 tamu yang hadir siang itu dapat menikmati hidangan makan siang yang sudah dipasangkan dengan wine dari Terrazas des los Andes. Menariknya siang itu pengunjung juga mendapatkan edukasi tentang daging dari Chef Chandra Yudasswara.

Tidak semata mengetahui soal daging dan pasangan yang pas dengan minuman anggur, peserta pun mendapatkan edukasi tentang proses pembuatan wine. Dalam minuman ini ada tiga hal yang memengaruhi kualitasnya, pertama tanah dan terroir, kedua ialah varietasnya, dan terakhir ialah proses pembuatan wine. Namun, tidak semua orang tahu apa itu. Terroir adalah mengidentifikasi area produksi wine, seperti kondisi tanah dan konturnya, iklim, serta tradisi, dan teknik pembuatan anggur yang membuat setiap anggur menjadi unik.

"Terrazas Wine tumbuh pada ketinggian yang ideal, di kaki gunung Andes. yang secara langsung memengaruhi suhu dan secara umum kondisi tumbuh dan masak yang optimal dari setiap varietas. Ini menciptakan gaya anggur klasik dinamis yang unik yang menggabungkan keahlian Pransis dan terroir Argentina," papar Belinda.

Pasangan

Mengawali makan siang ini ada mushroom cappelletti. Pasta yang mirip tortellini ini diisi dengan jamur champignon yang ditumis sebelumnya, dihidangkan dengan siraman saus keju dan truffle. Di atasnya ditaruh selada air.

Pastanya sangat lembut dan jamurnya terasa menyatu dengan pas. Ditambah dengan sausnya yang creamy. Kehadiran selada air yang segar memberikan keseimbangan dari hidangan yang pekat rasa keju.

Hidangan ini semakin nikmat dengan pasangan Terrazas Alto Del Plata Chardonnay 2016. Aroma bunga dan buah-buahan langsung keluar dari anggur putih ini. Dengan rasa sedikit manis membuat hidangan pembuka ini ringan.

Anggur jenis ini sangat pas bila dipasangkan dengan seafood, hidangan ayam, dan salad. Atau hidangan berbasis saus krim dan oil.

Bila berbicara anggur merah, tentunya sangat pas dipadukan dengan daging merah. Potongan medalion black angus tenderloin menjadi hidangan berikutnya. Steak ini disajikan dengan kentang rosemary, salad selada air, dan saus jamur. Tidak lupa pasangan anggurnya Terrazas Malbec Reserva 2016.

Steak yang dimasak dengan tingkat kematangan medium ini sangat lembut dan tidak sulit dipotong. Dengan saus jamur yang lembut, rasa daging tidak hilang.

Ketika dipadukan dengan malbec reserva, ada rasa hangat yang cukup lama di tenggorok.

Diakui Daniel, Store Manager Bacco, ia sengaja memilih saus jamur untuk pasangan daging karena anggur yang dipilih memiliki after taste yang kuat. "Kalau dipasangkan dengan black papper akan spicy. Jika dengan saus jamur akan meredam spice tersebut," ujar Daniel.

Sebagai penutup, ada vanila and chocolate panna cotta paired with terrazas altos del plata malbec. Sayangnya panna cotta yang dihidangkan agak sedikit firm meski sausnya memiliki tingkat kemanisan yang pas. Hidangan manis itu sangat pas dengan Terrazas Altos del Plata Malbec yang memiliki rasa berries yang kuat dan bulat. Memiliki rasa yang intens sehingga seimbang dengan hidangan yang manis.

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More