Polisi Selidiki Kasus Keracunan Udara di Klinik Kecantikan

Penulis: Yanurisa Ananta Pada: Sabtu, 21 Jul 2018, 17:35 WIB Megapolitan
Polisi Selidiki Kasus Keracunan Udara di Klinik Kecantikan

ANTARA/APRILLIO AKBAR

KEPALA Polsek Kelapa Gading Kompol Martua Raja Silitonga mengatakan pihaknya sedang menyelidiki kasus keracunan udara di Klinik Kecantikan, Chloe Kalena Laser dan Skin Clinics, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (20/7) lalu.

“Kami masih periksa sejumlah saksi. Beberapa orang telah dimintai keterangan dan anggota sudah melakukan olah TKP," ucap Martua, Sabtu (21/6).

Sebelumnya 13 orang mengalami keracunan udara saat berada di Klinik Kecantikan, Kalena Laser dan Skin, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Mereka mengalami muntah, sesak nafas, dan sakit kepala.

Mereka kemudian dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat, yakni lima orang Rumah Sakit Gading Pluit, empat orang di Rumah Sakit Mitra 4, dan dua Puskesmas.

“Satu diantaranya tidak begitu parah saat kejadian. Hingga tadi pagi, beberapa orang itu masih jalani perawatan,” ucap Martua.

Martua menduga, karbon dioksida yang menyebar ke seluruh klinik ini diduga berasal dari pengeboran pompa air di lantai satu. Kala itu pipa bor telah mencapai kedalaman 12 meter, tak lama kemudian sejumlah karyawan mendadak lemas. (X-10)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More