Petugas Kebersihan GBK Ini Ikhlas Lembur Demi Asian Games 2018

Penulis: Micom Pada: Sabtu, 21 Jul 2018, 10:45 WIB Olahraga
Petugas Kebersihan GBK Ini Ikhlas Lembur Demi Asian Games 2018

Istimewa

JARUM jam menunjukkan pukul 07.00 saat Sangaji mempersiapkan peralatannya untuk bertugas, sebuah tugas yang sangat penting bagi bangsa namun seringkali terlupakan. Sangaji bertugas membersihkan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dalam rangka persiapan perhelatan Asian Games 2018.

Saat ditemui, pria kelahiran 40 tahun lalu ini sedang bersiap-siap membersihkan area olahraga termasuk proyek pembangunan yang sedang dikerjakan untuk upacara pembukaan Asian Games 2018 yang akan dilaksanakan pada 18 Agustus nanti. Tampak bak sampah yang biasa dipakainya untuk mengumpulkan berbagai serakan sampah.

Menjadi petugas kebersihan serta pekerja bangunan dalam membangun proyek Asian Games 2018 ini, Sangaji merasa bangga karena dapat berkontribusi dalam ajang kebanggaan rakyat Indonesia ini.

”Saya bangga sekali dapat menjadi bagian dari sejarah Indonesia. Selain itu, saya juga merasa Asian Games ini membawa berkah untuk saya dan keluarga,” kata Sangaji.

Sangaji juga mengatakan bahwa tidak mudah memang untuk harus selalu menjaga kebersihan area-area SUGBK dengan total lahan seluas 1,75 hektare. Dibutuhkan tenaga ekstra agar area yang menjadi salah satu venue Asian Games 2018 ini tetap bersih dan nyaman bagi para pengunjung.

“Saya menikmati sekali ya, mas. Alhamdulillah biasannya mengerjakan lahan kebersihan dekat-dekat stadion akan dibagi wilayahnya dengan teman-teman. Sekarang ada proyek kayak gini, jadi ada tambahan lebih," kata Sangaji.

Sangaji ditempatkan dalam proyek pembangunan tempat parkir baru berupa gedung parkir dua lantai untuk menampung sekitar 3.500 kendaraan.

Usaha besar yang harus dia keluarkan ini didedikasikan untuk masyarakat Indonesia dan dunia ketika nanti berkunjung serta menonton pertandingan Asian Games 2018.

“Saya rela untuk lembur lebih malam demi kesuksesan Asian Games 2018 dan tentunya juga untuk keluarga di rumah,” ucap dia.

Selain menjadi petugas kebersihan, Sangaji juga turut membantu penyelesaian proyek beberapa venue yang ada di senayan yang terus dikebut pengerjaannya.

“Saya berharap, setelah pembangungan selesai, semua fasilitas dijaga supaya tetap apik dan bagus. Masyarakat Indonesia sangat senang dengan hasil pekerjaan pemerintah. Biar pun di sini saya hanya yang menjadi tukang bangunan dan kebersihan tapi saya bangga bisa membantu kebersihan, dan membantu proyek Asian Games 2018” ujarnya dengan senyum sumringah.

Daun, sampah plastik, kuman, dan kotor merupakan sahabat Sangaji setiap hari. Sangaji mengaku bersyukur menjalani pekerjaan seperti saat ini.

Meski pendapatannya boleh dibilang kecil dibanding dengan tenaga yang ia keluarkan, Sangaji tetap ikhlas menjalani profesi hidup sebagai tukang sapu. Justru baginya melihat indah dan bersihnya SUGBK ini menjadi momen kebanggannya setiap hari.

Sangaji pun berharap tetap bisa diperbantukan kembali untuk olahraga Paragames yang berlangsung setelah Asian Games. (RO/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More