Susy Susanti Semangati Indonesia dari Gunung Bromo

Penulis: Budi Ernanto Pada: Sabtu, 21 Jul 2018, 10:35 WIB Olahraga
Susy Susanti Semangati Indonesia dari Gunung Bromo

MI/Budi Ernanto

MANTAN pebulu tangkis nasional Susy Susanti menjadi pembawa obor Asian Games 2018 di Gunung Bromo, Jawa Timur, Sabtu (21/7). Obor yang datang dari Malang, Jawa Timur itu dibawa lari Susy dari tengah Lautan Pasir ke pintu Pura Luhur Poten.

Di depan pura, Susy disambut Ketua Adat Suku Tengger Supoyo yang datang lebih dulu ditemani 100 penunggang kuda Suku Tengger.

"Suatu kehormatan jadi pembawa obor. Saya juga baru pertama kali ke Bromo, pemandangannya indah," kata Susy.

Peraih medali emas di Olimpiade 1992 itu juga menyampaikan pesan untuk para atlet yang akan turun di Asian Games pada bulan depan agar bisa memberikan yang terbaik saat mereka berkompetisi.

"Maju terus, pantang mundur. Tetap semangat," imbuh Susy yang kini menjabat Kabid Binpres PBSI.

Sementara itu, Supoyo mengatakan bahwa ada makna lain dari dibawanya obor Asian Games ke Bromo. Selain Bromo merupakan destinasi wisata di kawasan Jawa Timur, gunung tersebut juga punya sesuatu yang bisa menginspirasi para atlet Tim Indonesia.

"Bromo dikenal tengger, yaitu anteng dan seger. Para atlet Indonesia diharapkan bisa tenang dan siap saat bertanding nanti. Selain itu mereka akan menjadi contoh masyarakat karena tampil dengan berani untuk bisa membuat prestasi," kata dia. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More