Emas Pertama ASG 2018 Disumbang Lompat Jauh

Penulis: Satria Sakti Utama Pada: Sabtu, 21 Jul 2018, 10:24 WIB Olahraga
Emas Pertama ASG 2018 Disumbang Lompat Jauh

MI/Satria Sakti Utama

INDONESIA meraih medali emas pertama di ajang ASEAN School Games 2018 melalui nomor lompat jauh putra. Ahmad Ambali Sukur mencatatkan lompatan terjauh dibandingkan kompetitornya yang lain dengan jarak 7,65 meter dalam laga di Stadion Mini Bukit Djalil Malaysia, Sabtu (21/7) pagi.

Prestasi Ahmad ini di luar ekspektasi tim kepelatihan. Pasalnya rekor terjauh pelajar asal Bangka Belitung ini hanya berkisar 7,10 meter selama kejuaraan nasional (Kejurnas) di PPLP Gorontalo pada April lalu.

"Sebenarnya saya tidak menyangka. Target dari pelatih untuk kejuaraan ini 7,50 meter. Saya bersyukur malah mampu melebihi itu. Saya buktikan bahwa saya bisa setelah banyak yang meragukan kemampuan saya sebelumnya," kata Ahmad sesuai pengalungan medali.

Akan tetapi, catatan Ahmad ini belum mampu memecahkan rekor terjauh nomor lompat jauh yang mencapai 7,96 meter.

Deputi IV bidang Peningkatan Olahraga Mulyana menyambut baik raihan medali emas pertama Indonesia yang dipersembahkan Ahmad. Ia berharap keberhasilan atlet 17 tahun ini dapat menular ke cabor lain.

"Kita sekarang ini penuh dengan kejutan yang tak terduga. Semoga dapat menjadi atlet di ASG untuk memberikan yang terbaik dan tidak down dalam berkompetisi," jelas Mulyana.

Kontingen Indonesia menargetkan 26 emas di ajang ASG 2018 untuk minimal finis di peringkat kedua klasemen akhir. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More