CAS Cabut Larangan Bagi AC Milan Berkompetisi di Eropa

Penulis: Antara Pada: Jumat, 20 Jul 2018, 20:30 WIB Sepak Bola
 CAS Cabut Larangan Bagi AC Milan Berkompetisi di Eropa

AFP PHOTO / Fabrice COFFRINI

PENGADILAN Arbitrase Olahraga (CAS) pada Jumat mencabut keputusan Badan Sepak Bola Eropa (UEFA) yang menskors AC Milan dari kompetisi Liga Europa musim depan, mengatakan bahwa keuangan klub Italia itu telah berkembang setelah pergantian kepemilikan terkini.

UEFA mengatakan pada bulan lalu bahwa AC Milan tidak memenuhi persyaratan "break even" di bawah peraturan Financial Fair Play, menambahi bahwa klub itu tidak memberikan bukti yang cukup terhadap stabilitas keuangannya.

Sejak itu, perusahaan AS Elliott Management telah mengambil kendali klub sepak bola yang berutang itu dari pengusaha China Li Yonghong dan menjanjikan suntikan dana 50 juta euro untuk membantu menstabilisasi keuangannya.

Li membeli klub Liga Italia ini pada tahun lalu dari mantan Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi dengan bantuan Elliot, namun kemudian gagal membayar kembali utangnya.

Pada pernyataannya, CAS mengatakan bahwa UEFA tidak dapat mempertimbangan sejumlah elemen penting perihal waktu keputusan tersebut, "khususnya bahwa situasi keuangan terkini klub yang sekarang lebih baik, menyusul pergantian kepemilikan klub terkini."

Mereka mengacu pada kasus di UEFA yakni "isu pengukuran disiplin proporsional yang baru berdasarkan situasi keuangan terkini klub." (Reuters/OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More