Pemerintah Ingin Terapkan Penggunaan Biodiesel 20% Secara Penuh

Penulis: Nur Aivanni Pada: Jumat, 20 Jul 2018, 20:23 WIB Ekonomi
Pemerintah Ingin Terapkan Penggunaan Biodiesel 20% Secara Penuh

ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

SEKRETARIS Kabinet Pramono Anung menyampaikan bahwa pemerintah ingin menerapkan penggunaan Biodiesel 20% (B20) secara penuh. Jika itu dilakukan, kata Pramono, itu akan berdampak pada penghematan devisa.

"Presiden ingin agar B20 sepenuhnya diterapkan. Dampaknya akan sangat luar bisa bagi penghematan cadangan devisa kita. Dan juga mengurangi impor minyak," kata Pramono usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (20/7).

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menambahkan bahwa sebenarnya sudah ada Peraturan Pemerintah yang mengatur mengenai pelaksanaan B20. Penerapan pelaksanaan B20, diakuinya, bisa menghemat devisa.

"Kenapa penting menghemat devisa? Karena neraca perdagangan kita sudah lama defisit. Itu sudah 4 tahunan, terutama migas. Enam bulan terakhir, Januari-Juni, kita defisitnya untuk perdagangan migas adalah USD 5,4 miliar. Sedangkan nonmigas kita surplus USD 4,4 miliar," tuturnya.

Dengan keputusan untuk segera menerapkan penggunaan B20, kata Darmin, pemerintah bisa mengakhiri defisit transaksi berjalan tersebut secara bertahap. "Tentu tidak dalam waktu seminggu langsung defisitnya hilang karena perlu ada masa persiapan, masa transisi," katanya.

Selain itu, kata Darmin, penggunaan B20 juga akan diperluas hingga mencakup non public service obligation (PSO). Jika selama ini penggunaan B20 diterapkan untuk angkutan umum, maka ke depannya juga akan mencakup kendaraan lainnya. "Masih ada sisanya non-PSO, itu banyak macamnya, bisa pembangkit tenaga listrik, kapal laut dan alat-alat pertambangan," katanya.

Dampak lain penggunaan B20, sambung Darmin, adalah harga crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah akan membaik. Hal itu berkaca dari pengalaman penggunaan B20 untuk pertama kalinya pada 2016. "Hitungan jam saja begitu kita putuskan hari ini dilaksanakan, dalam 1-2 jam harga bergerak naik," katanya.

Lebih lanjut, Darmin pun menekankan bahwa penggunaan B20 secara penuh bisa menghemat devisa sebesar USD 5,5 miliar setahun. Pada kesempatan yang sama, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah akan merevisi regulasi terkait penggunaan B20. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

TEKA-teki kontestan Pilpres 2019 terkuak sudah. Joko Widodo akhirnya memilih Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin sebagai cawapres sedangkan Prabowo Subianto berpasangan dengan Sandiaga Uno. Mereka saat ini tengah melengkapi persyaratan dan akan mendatangi KPU pada Jumat (10/8) di batas akhir pendaftaran Capres/Cawapres 2019. Dari dua pasangan itu, siapa pilihan Anda?





Berita Populer

Read More