Nil Maizar Memburu Tripoin Perdana

Penulis: Satria Sakti Utama Pada: Jumat, 20 Jul 2018, 05:45 WIB Sepak Bola
Nil Maizar Memburu Tripoin Perdana

Antara

SEJAK awal Juli, Nil Maizar menduduki posisi pelatih kepala PS Tira menggantikan Rudy Eka Priyambada yang diberhentikan sejak Mei lalu. Rudy dipecat karena dinilai gagal mengangkat performa tim.

Kendati demikian, Nil pun belum mampu menunjukkan hasil positif kepada PS Tira. Meski Nil sudah memimpin tim dalam tiga pertandingan, tim berjuluk the Army itu tak jua menuai kemenangan.

Dalam debut bersama PS Tira, Nil menelan kekalahan 1-4 dari Sriwijaya. Dua laga setelah itu, Nil hanya imbang melawan Mitra Kukar dan berakhir seri melawan Arema FC.

Karena itu, eks pelatih Semen Padang itu berharap nasib baik mulai menyambangi dirinya sesegera mungkin. PS Tira akan menjamu Borneo FC dalam lanjutan pekan ke-17 Liga 1 2018 di Stadion Sultan Agung Bantul, malam ini.

“Kami sudah siap menghadapi Borneo FC. Seluruh pemain dalam kondisi baik dan siap tempur. Mudah-mudahan kita bisa mendapatkan hasil baik di akhir putaran pertama besok (hari ini)” kata Nil.

Tripoin memang jadi barang mewah PS Tira belakangan ini. Dalam tujuh laga terakhir PS Tira baru meraup sekali kemenangan. Poin penuh juga dibutuhkan untuk segera keluar dari zona degradasi. PS Tira saat ini berada di peringkat ke-16 dengan 18 poin.

Saat menghadapi Borneo FC, PS Tira punya peluang besar meraih angka maksimal. Pasalnya, Borneo FC sangat buruk dalam rekor tandang musim ini. Pesut Etam, julukan Borneo, hanya mampu mencuri satu poin dalam tujuh laga tandang terakhir.

Suntikan amunisi
Persib Bandung mendapat suntikan amunisi jelang duel melawan Barito Putera di Sta­dion 17 Mei, Banjarmasin, Minggu (22/7). Pada pertandingan tersebut, skuat ‘Maung Bandung’ akan diperkuat gelandang asing mereka, Oh In-kyun yang baru saja menyelesaikan masa sanksi dalam dua pertandingan kontra Perseru Serui dan Persela Lamongan.

Hingga kini, In-kyun masih jadi bomber andalan ‘Maung Bandung’. Tanpa penyerang asal Korea Selatan tersebut, skuat asuhan Mario Gomez hanya mampu mencetak satu gol dalam dua laga terakhir.

Kehadiran In-kyun pun menjadi angin segar bagi ‘Maung Bandung’. Pasalnya, Gomez bertekad membawa Persib mengakhiri putaran pertama dengan finis di posisi tiga besar klasemen.

“Kita berpeluang mengakhir­i paruh musim di posisi tiga be­sar, tapi yang penting kita harus memenangi dua pertandingan sisa ini. Itu yang sedang kita pikirkan,” ujar Gomez.

Sementara itu, Persija Jakar­ta terkendala waktu yang sangat mepet dalam persiapan menghadapi laga tandang ke markas Mitra Kukar di Stadion Aji Imbut, Sabtu (21/7). Pelatih Persija Jakarta Stefano ‘Teco’ Cugurra menyebut timnya ter­paksa baru melakukan per­jalanan ke Kutai Kartanega­ra pada H-1 sebelum pertandingan.

Hal itu terjadi karena terbatasnya tiket penerbangan ke wilayah Kalimantan Timur tersebut. Bahkan, tim harus dibagi dan melakukan penerbangan dalam enam waktu yang berbeda.

“Kami juga sudah mengirimkan surat pengunduran jadwal, tapi pihak keamanan setempat tidak bisa karena berbarengan dengan festival Erau pada 22 Juli,” kata Cugurra.

Situasi ini tentu akan mengganggu kondisi fisik pemain yang akan didera kelelahan. Terlebih persiapan tim ter­kendala dengan melewatkan latihan terakhir sekaligus sesi menjajal lapangan. “Persiapan tim bagus. Kami berlatih kerah dalam dua hari terakhir dan mudah-mudahan akan berim­bas baik di pertandingan nanti,” imbuhnya. (Rul/-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

TEKA-teki kontestan Pilpres 2019 terkuak sudah. Joko Widodo akhirnya memilih Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin sebagai cawapres sedangkan Prabowo Subianto berpasangan dengan Sandiaga Uno. Mereka saat ini tengah melengkapi persyaratan dan akan mendatangi KPU pada Jumat (10/8) di batas akhir pendaftaran Capres/Cawapres 2019. Dari dua pasangan itu, siapa pilihan Anda?





Berita Populer

Read More