Jokowi-Deputi PM Singapura Bahas Pertemuan Lee Hsien Loong

Penulis: Nur Aivanni Pada: Kamis, 19 Jul 2018, 21:52 WIB Internasional
Jokowi-Deputi PM Singapura Bahas Pertemuan Lee Hsien Loong

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

PRESIDEN Joko Widodo menerima Deputi Perdana Menteri Singapura Teo Chee di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas persiapan Leaders' Retreat yang akan dilakukan antara Presiden Joko Widodo dengan PM Singapura Lee Hsien Loong di Bali.

"Membahas persiapan annual retreat antara Presiden dengan PM Singapura yang menurut rencana akan diselenggarakan pada 11 Oktober di Bali," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/7).

Dalam pertemuan Leaders' Retreat nanti akan dibahas sejumlah hal, misalnya mengenai masalah bilateral investment agreement. Retno menyampaikan bahwa sudah empat kali negosiasi dilakukan, namun belum juga ada titik temu.

"Negosiasi diharapkan terakhir akan dilakukan pada akhir bulan ini sehingga mudah-mudahan kalau negosiasi lancar, maka pada saat pertemuan annual retreat nanti sudah akan diselesaikan," terangnya.

Selain itu, pertemuan tersebut juga akan membahas proyek-proyek yang akan dilakukan antara Indonesia dengan Singapura. "Misal mengenai masalah Kendal Industrial Park. Ada satu kemajuan yang sangat penting yaitu dengan didirikannya politeknik industri kayu di komplek tersebut," katanya.

Juga, sambung Retno, pertemuan tersebut akan membahas kerjasama di sektor turisme. "Cruise sudah jalan. Terus kemudian pelatihan untuk guide kapal wisata juga sudah jalan," pungkasnya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More