Batal Bertemu, Prabowo Jadwalkan Ulang Bertemu SBY Pekan Depan

Penulis: Insi Nantika Jelita Pada: Kamis, 19 Jul 2018, 15:03 WIB Politik dan Hukum
Batal Bertemu, Prabowo Jadwalkan Ulang Bertemu SBY Pekan Depan

ANTARA FOTO/Anung Anindito

RENCANA Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bertemu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Rabu (18/7) batal dilakukan lantaran Presiden RI ke-6 itu tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD).

Meskipun demikian, kedua pihak sepakat untuk bertemu pada Selasa (24/7) mendatang. Demikian yang diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Ferry Juliantono. Ferry juga mengaku tidak ada pembicaraan politik saat ketua umumnya menjenguk SBY.

"Akan ada pertemuan ulang pada 24 Juli nanti." ujar Ferry dalam Diskusi Publik Siapa Pendamping dan Lawan Jokowi, Cikini, Jakarta, Kamis (19/7).

Ferry menambahkan rencana pertemuan Prabowo dan SBY juga disampaikan ke partai koalisi yaitu Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Mengenai seberapa besar peluang Partai Demokrat berkoalisi dengan Gerindra, Ferry enggan berkomentar banyak. Ia hanya mengatakan bahwa Gerindra optimis menang pada Pilpres nanti. (OL-7)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More