11 Helikopter Atasi Kebakaran Hutan

Penulis: MI Pada: Kamis, 19 Jul 2018, 06:15 WIB Nusantara
11 Helikopter Atasi Kebakaran Hutan

ANTARA/NOVA WAHYUDI

SEBANYAK 11 helikopter mulai be-kerja keras melakukan pemadaman dan patroli kebakaran hutan dan lahan di Sumatra Selatan dan Riau. Dua helikopter bergerak di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan, dan sembilan lainnya di Dumai, Riau.

Selain helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana, tim pemadaman mendapat bantuan helikopter dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta perusahaan perkebunan Sinar Mas Group.

"Kami berkonsentrasi memadamkan kebakaran lewat darat dan udara yang melanda 105 hektare lahan di Desa Cinta Jaya, Pedamaran, dan 75 hektare di Kayu Labu, Pedamaran Timur. Pemadaman dari udara mengerahkan 2 helikopter, 1 bantuan BNPB dan 1 lagi dari Sinar Mas," ungkap Kepala Posko Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Sumatra Selatan, Ansori, kemarin.

General Manager Fire Managemen APP Sinar Mas, Sujica Lusaka, berjanji akan membantu pemadaman api. "Tidak hanya di area konsensi, tapi juga di wilayah lain."

Di Dumai, Riau, Satgas Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan mengerahkan lima helikopter untuk memadamkan api di Kota Dumai. "Hari ini ada 61 titik api yang muncul di Riau," kata Wakil Komandan Satgas, Edwar Sanger.

Selain 5 helikopter, pihaknya juga masih mengerahkan 4 helikopter lain untuk melakukan pemantauan. Selain dari BNPB, helikopter juga disumbang dari Kementerian LHK, Sinar Mas, dan TNI Angkatan Udara.

Di Jakarta, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, Kementerian LHK, Raffles B Panjaitan mengungkapkan tim pemadaman sudah bergerak sejak dua hari lalu. "Manggala Agni Dumai telah melakukan pemadaman bersama TNI, Polri, dan Masyarakat Peduli Api."

Manggala Agni, lanjutnya, juga sudah bergerak di Sumatra Selatan. "Mereka bergerak di Desa Cinta Jaya, Ogan Komering Ilir. Pemadaman dilakukan dari darat dan udara," tandas Raffles.

Terkait dengan kebakaran hutan dan lahan, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto memperingatkan bahwa Polri akan bertindak tegas jika ada pihak yang menyabotase kebakaran hutan di Sumatra. "Polda-Polda di wilayah rawan kebakaran hutan harus bertanggung jawan dan melakukan antisipasi."

Menurut dia, sesuai instruksi Presiden, semua kapolda dan pangdam harus bisa mengantisipasi kebakaran hutan. Jangan sampai keajdian itu mengganggu penyelenggaraan Asian Games.

Selain Sumatra Selatan dan Riau, titik panas juga muncul di Jambi. Di wilayah itu terdeteksi ada 10 titik di empat kabupaten.

"Selain di Merangin, titik api juga ditemukan di Tanjungjabung Barat, Tebo, dan Muarojambi," kata Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Thaha, Jambi, Nurangesti.

Kemarin, antisipasi kebakaran hutan dan lahan juga dilakukan BPBD Bangka Belitung dan Sumatra Barat.

Kekeringan juga dilaporkan terus meluas di Boyolali, Klaten, dan Kebumen, Jawa Tengah.

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More