Kudus Relay Marathon 2018 kembali Digelar

Penulis: (Beo/R-3) Pada: Kamis, 19 Jul 2018, 04:15 WIB Olahraga
Kudus Relay Marathon 2018 kembali Digelar

Ist

PT Global Tiket Network (Tiket.com) kembali mengadakan lomba lari relay marathon dan akan diadakan di Kudus, Jawa Tengah.

Kejuaraan bertajuk Tiket.com Kudus Relay Marathon (TKRM) 2018 tersebut ditargetkan diikuti sekitar 5.500 pelari dan menyediakan hadiah total senilai Rp160 juta. TKRM tahun ini akan diselenggarakan di Kota Kudus, Jateng, pada 21 Oktober mendatang.

“Kami optimistis target jumlah peserta dari berbagai kategori itu dapat tercapai. Lomba lari jarak jauh kian populer dan semakin banyak peminatnya di Indonesia,” kata Co Founder & Chief Marketing Officer Tiket.com Gaery Undarsa pada jumpa pers di Jakarta, Rabu(18/7).

Gaery menambahkan, memang selain kategori maraton yang memiliki jarak tempuh 42,195 m, TKRM mempertandingkan nomor half marathon (21,1 km).
Selain itu, TKRM mempertandingkan lari untuk nomor  10K (10 kilometer), 5K (5 kilometer), dan kategori Kids for Run.

Namun, Gaery mengatakan pihaknya saat ini masih membicarakan rute TKRM yang akan dilalui peserta. “Berdasarkan survei, rute TKRM tahun ini tidak terlalu banyak nantinya lintasan menanjak atau menurun,” papar Gaery.

“Kami berharap TKRM dapat memberikan pengalaman menarik di Kudus mengingat kayanya budaya hingga kuliner di kota itu. Semoga ada manfaat juga dari sisi memajukan ekonomi masyarakat setempat,” pungkas Gaery.

Pada saat yang sama, Direktur Run ID Bertha Gani mengatakan di TKRM nantinya akan ada juga peserta dari kalangan mantan atlet nasional.

Salah satu mantan atlet tersebut ialah Hariyanto Arbi yang dulunya merupakan atlet bulu tangkis asal Kudus dan pernah merebut gelar juara All England 1993 dan 1994.

TKRM sendiri merupakan ajang yang terinspirasi dari lomba lari di Jepang yang bernama Ekiden. Lomba lari tersebut diikuti tim yang terdiri dari empat pelari.

Lomba lari Ekiden yang paling terkenal hingga saat ini ialah Hakone Ekiden yang diselenggarakan sejak 1920. Lomba lari itu menempuh jarak 217,9 kilomter dan dipertandingkan dalam dua hari. (Beo/R-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More