Undian Rugikan Pemain Indonesia

Penulis: (Beo/R-3) Pada: Kamis, 19 Jul 2018, 04:00 WIB Olahraga
Undian Rugikan Pemain Indonesia

ANTARA FOTO

UNDIAN Kejuaraan Bulu Tangkis 2018 di Nanjing, Tiongkok, pada 30 Juli-5 Agustus mendatang tidak menguntungkan untuk para pebulu tangkis Indonesia.

Berdasarkan hasil undian, para pemain Indonesia sudah berhadapan di babak-babak awal. Bahkan untuk sektor ganda putra, enam pasangan ganda putra Indonesia berada dalam satu pul.  

Jika lolos babak pertama, pasangan Berry Angriawan/Hardianto dan Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf Santoso berpeluang untuk berhadapan di babak kedua.

Sementara itu, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto juga berpeluang untuk bertemu pasangan unggulan pertama, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon di babak perempat final.

“Ya memang undiannya merugikan, di babak kedua saja sudah ada yang ketemu. Hasil undiannya kurang bagus untuk ganda putra. Semua ganda putra Indonesia diharapkan bisa tampilkan kemampuan terbaik,“ kata Herry Iman Pierngadi, kepala pelatih ganda putra Indonesia, Rabu(18/7).

Menurut Herry, mengeluhkan hasil undian di Kejuaran Bulu Tangkis Dunia 2008 yang telah ditetapkan tidak berguna. Dia mengaku dirinya lebih memfokuskan bagaimana menggembleng anak asuhnya,  

“Pasti ada program khusus, Kejuaraan Dunia itu penting. Persiapannya beda dengan turnamen lainnya. Programnya lebih spesial, lebih ke arah strategi permainan. Selain itu, banyak menitikberatkan pada perbaikan kekurangan setiap atlet,” beber Herry.

Bahan untuk mematangkan permainan, kekuatan fisik, dan mental bertanding anak didiknya, Herry menerapkan program berbeda yang harus dijalankan tim ganda putra.

“Pekan ini fokusnya mengu­atkan otot-otot ta­ngan. Pekan depan memantapkan strategi bermain. Kalau pekan lalu, fokus ke pengembalian kondisi setelah ikut turnamen berurut­an,” jelas Herry.

Sementara Bambang Roedyanto, Kepala Subbidang Hubungan Internasional pB PBSI mengatakan bahwa ada aturan baru mengenai pengundian.

Jika sebelumnya, kata Roedyanto, sesama pemain akan dimasukkan ke pul yang berbeda, sekarang tidak lagi. (Beo/R-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More