Demokrat: SBY Sudah Minta Tolong Jokowi Cairkan Hubungan dengan Megawati, tapi Belum Bisa

Penulis: M. Taufan SP Bustan Pada: Rabu, 18 Jul 2018, 17:05 WIB Politik dan Hukum
Demokrat: SBY Sudah Minta Tolong Jokowi Cairkan Hubungan dengan Megawati, tapi Belum Bisa

Dok.MI/Arya Manggala

POLITISI Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengaku, pertemuan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama Joko Widodo selama ini, selain membahas tentang arah politik, juga selalu membahas agar ada solusi sehingga hubungan Demokrat dan PDIP bisa mencair.

Menurutnya, koalisi Jokowi saat ini dipimpin oleh PDIP, jika Demokrat bergabung otomatis harus ada kesepakatan-kesepakatan yang dibangun sehingga hubungan antara PDIP dan Demokrat khususnya hubungan SBY dan Megawati Soekarno Putri bisa membaik.

Sebagaimana diketahui, hubungan dua mantan presiden itu kurang membaik pasca SBY mencalonkan diri menjadi presiden pada 2004 silam. “Pak SBY selalu mengupayakan hubungannya dengan Bu Mega bisa cair, cuman belum kunjung bisa, bahkan SBY sudah minta ke Jokowi agar bisa mencairkan hubungan keduanya. Cuman sekarang belum ada solusi sehingga memang belum cair,” terang Kepala Divisi (Kadiv) Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat itu saat mengunjungi Gedung Nusantara III, DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (18/7).

Ferdinand menambahkan, kalau untuk mendekati, Demorkat saat ini tidak dalam mendekati PDIP. Terlebih menang sampai saat ini pun belaum ada komunikasi langsung yang dilakukan antara Demokrat dan PDIP.

“Karena SBY sudah menyampaikan langsung kepada Jokowi, makanya tidak harus lewat PDIP. Cuman sampai sekarang memang belum ada jalan,” tandasnya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More