Panti Asuhan Mother Teresa di India Diperiksa

Penulis: AFP/Yan/I-2 Pada: Rabu, 18 Jul 2018, 07:30 WIB Internasional
Panti Asuhan Mother Teresa di India Diperiksa

AFP

PEMERINTAH India telah memerintahkan pemeriksaan segera terhadap semua panti asuhan anak yang dikelola oleh sebuah ordo religius yang didirikan Mother Teresa, setelah seorang biarawati ditangkap atas dugaan adopsi ilegal.

Biarawati yang ditangkap ini diidentifikasi sebagai Suster Concilia. Dia ditahan pada 4 Juli.

Suster dan pekerja itu ditangkap atas tuduhan menjual lima bayi dengan nilai ribuan dolar.

Menteri Pengembangan Wanita dan Anak Maneka Gandhi mengatakan semua pemerintah negara bagian telah diminta untuk mengawasi rumah perawatan anak yang dikelola Misionaris Cinta Kasih di seluruh negeri.

Pada Desember lalu, Mahkamah Agung India memerintahkan pendaftaran wajib semua lembaga pengasuhan anak dan membawa anak-anak yatim piatu di bawah sistem adopsi pusat. Sejak itu, 2.300 lembaga pengasuhan anak telah dikaitkan dengan Otoritas Sumber Daya Adopsi Sentral dan sekitar 4.000 masih menunggu.

Pusat Misionaris Cinta Kasih terkejut atas tuduhan itu. "Kami terkejut mengetahui apa yang telah terjadi di rumah kami. Itu benar-benar bertentangan dengan keyakinan moral kami," kata Sunita Kumar, juru bicara Misionaris Cinta Kasih, seperti dilansir Foxnews.com.

Mother Teresa mendirikan Tarekat Misionaris Cinta Kasih pada 1950, dan memiliki 3.000 biarawati yang mengoperasikan persaudaraan secara global. Para anggota Misionaris Cinta Kasih mengikuti jejaknya untuk menyediakan dapur umum, rumah perawatan, sekolah, koloni penderita kusta, dan rumah untuk anak-anak di bawah umur.

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More