Pencopotan Semena-mena, Sejumlah Mantan Wali Kota Bingung

Penulis: Nicky Aulia Widadio Pada: Senin, 16 Jul 2018, 18:35 WIB Megapolitan
Pencopotan Semena-mena, Sejumlah Mantan Wali Kota Bingung

Manatan Walikota Jaktim Bambang Musyawardana (ist)

MANTAN Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana mengaku dirinya kini tidak ditempatkan di posisi mana pun pasca perombakan pejabat Pemprov DKI pada 5 Juli lalu. Padahal Bambang belum memasuki masa pensiun.

Bambang berpangkat eselon 2 dan menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Timur sejak Januari 2015 hingga 5 Juli 2018 lalu. Kini, Bambang mengaku tidak mendapat penugasan apa pun di sisa masa abdinya.

"Nganggur, enggak ditempatkan dimana-mana," tutur Bambang ketika dihubungi, Senin (16/7).

Saat perombakan pejabat lalu, Bambang menuturkan ada Surat Keputusan yang menyatakan dirinya pensiun. Namun Bambang belum menerima surat aslinya, hanya diinformasikan melalui whatsapp. Padahal masa pensiun Bambang baru dimulai pada 1 Oktober 2018 mendatang. Hal itu membuat Bambang bingung hendak mengerjakan apa dan bertugas dimana.

Sesekali ia masih datang ke Kantor Wali Kota Jakarta Timur. Namun pada Senin (16/7), Bambang bahkan mengaku hanya di rumah dan tidak berangkat ke kantor karena bingung.

"Saya enggak masalah dicopot jabatan, enggak masalah. Yang saya permasalahkan selama ini saya belum terima keputusan gubernur yang asli. Hanya saya di-WA dipensiunkan. Pensiun per tanggal berapa enggak disebutkan di surat itu dan posisi sekarang dimana juga enggak tahu," ungkapnya.

Hal senada juga dialami oleh Mantan Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi. Tri mengaku dirinya kini ditempatkan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). Sebagai pejabat eselon dua, Tri kini tidak mendapat posisi struktural.

"Enggak ada posisi, sebagai pelaksana pada BPSDM saja. Tunjangan jabatan nol rupiah," ujar Tri ketika dihubungi.

Tri mengaku bingung dengan keputusan Gubernur Anies Baswedan mencopot dirinya dari jabatan sebagai Wali Kota. Pasalnya, Tri mengaku tidak pernah melakukan pelanggaran disiplin, apalagi hingga diperiksa. Padahal, pejabat berpangkat eselon dua tidak bisa dicopot semena-mena.

"Kalau ada salah kan harus diperiksa, ada BAP, kan seharusnya begitu, ketahuan salahnya apa, dari hasil BAP juga ketahuan hukumannya apa. Enggak sekonyong-konyong gitu," kata Tri.

Tri semakin bingung mengetahui bahwa beberapa Wali Kota yang baru ditunjuk Anies justru berusia beberapa bulan lebih tua darinya. Tri kini berusia 57 tahun, begitu pula Rustam Effendi yang ditunjuk sebagai Wali Kota Jakarta Barat dan Husein Murad yang ditunjuk menjadi Bupati Kepulauan Seribu. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

TEKA-teki kontestan Pilpres 2019 terkuak sudah. Joko Widodo akhirnya memilih Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin sebagai cawapres sedangkan Prabowo Subianto berpasangan dengan Sandiaga Uno. Mereka saat ini tengah melengkapi persyaratan dan akan mendatangi KPU pada Jumat (10/8) di batas akhir pendaftaran Capres/Cawapres 2019. Dari dua pasangan itu, siapa pilihan Anda?





Berita Populer

Read More