Warga Kabupaten Tetangga Toraja Antusias Ikut Baksos Kick Andy dan BCA

Penulis: Lina Herlina Pada: Sabtu, 14 Jul 2018, 13:55 WIB Nusantara
Warga Kabupaten Tetangga Toraja Antusias Ikut Baksos Kick Andy dan BCA

MI/Lina Herlina

RATUSAN warga memadati halaman Rumah Sakit Elim Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Sabtu (14/7). Mereka sedang duduk menunggu giliran untuk menjalani operasi katarak di tempat itu.

Ada sebanyak 150 orang yang lulus pemeriksaan untuk bisa menjalani operasi katarak dalam rangka bakti sosial yang digelar Yayasan Kick Andy bekerja sama dengan Bank Central Asia (BCA), yang dibantu Persatuan Dokter Mata Indonesia (Peradi).

Mereka yang antre tersebut ternyata tidak hanya berasal dari Toraja Utara dan Toraja saja, melainkan juga dari kabupaten tetangga, seperti Enrekang dan Luwu.

Seperti Seha, 56, warga Sudu, Kecanatan Benteng Alla, Kabupaten Enrekang. Ia mengaku tahu kegiatan bakti sosial tersebut saat berobat di RS Lakipadada, Toraja. Dia menempuh jarak sekitar 60 kilometer untuk operasi itu.

"Awalnya penglihatan saya kabur biasa, tapi sebulan terakhir ini, sudah mulai sangat mengganggu dan tidak bisa beraktivias karena mulai tidak bisa melihat. Beruntung saat konsultasi dapat info kegiatan ini," seru Seha.

Karenanya, ia pun berterima kasih kepada pihak Kick Andy yang menggelar operasi katarak, BCA, juga rumah sakit yang jadi tempat operasi gratis itu.

Pihak BCA pun, dalam hal ini, Kepala PT Bank BCA KCU Parepare Frenky Dewanta menegaskan bahwa Toraja punya daerah yang besar. Yang mereka lakukan merupakan kegiatan yang berkesinambungan. Dan sangat senang melihat antusiasme warga dengan kegiatan itu.

"BCA tidak hanya peduli pada peningkatan perekonomian, tapi juga peduli pada kesehatan. Kita juga ingin ikut andil dalam program Indonesia bebas katarak 2020. Kita senang, kegiatan ini pun disambut antusias," tegas Frenky. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More