Hasil Pilkada di Lima Kabupaten di NTT Digugat di MK

Penulis: Palce Amalo Pada: Sabtu, 14 Jul 2018, 10:50 WIB Nusantara
Hasil Pilkada di Lima Kabupaten di NTT Digugat di MK

MI/PALCE AMALO

HASIL pleno rekapitulasi perhitungan suara Pilkada serentak di lima dari 10  kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT) digugat di Mahkamah Konstitusi (MK).

Lima kabupaten itu ialah Rote Ndao, Alor, Manggarai Timur, Sumba Barat Daya, dan Timor Tengah Selatan.

Sedangkan hasil pilkada di lima kabupaten lainnya belum ada laporan gugatan yakni Kupang, Nagekeo, Sumba Tengah, Ende, dan Sikka.

Untuk perselisihan hasil pilkada di Kabupaten Rote Ndao, gugatan dilayangkan tiga pasangan calon, sedangkan gugatan di empat kabupaten lainnya masing-masing satu pasangan calon.

"Sampai hari ini, Sabtu (14/7), tercatat lima kabupaten yang hasil pilkadanya digugat ke MK," kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT Yosafat Koli di Kupang, Sabtu (14/7).

Di Kabupaten Rote Ndao, pasangan calon bupati yang telah mendaftarkan gugatan  yakni Mesakh Nitanel Nunuhitu-Samuel Conny Penna, Bima Theodorianus  Fanggidae-Erenst Salmun Zadrak Pella, dan pasangan Jonas Cornelius  Lun-Adolfina Elisabeth Koamesakh.

Di Kabupaten Sumba Barat Daya, gugatan didaftarkan pasangan Markus Dairo Talu-Gerson Tanggu Dendo. Adapun pasangan Imanuel Ekadianus Blegur-Taufik Nampira mengugat hasil pilkada Alor.

Selanjutnya pasangan Tarsisius Sjukur-Yoseph Byron Aur mengugat hasil pilkada Manggarai  Timur, dan Obed Naitboho-Alexander Kase mengugat hasil pilkada Timor Tengah Selatan. Sedangkan pemilihan gubernur, menurut Yosafat, tidak ada laporan gugatan ke MK. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More