Polda Babel Amankan 83,2 Ton Pupuk Ilegal

Penulis: Rendy Ferdiansyah Pada: Sabtu, 14 Jul 2018, 10:47 WIB Nusantara
Polda Babel Amankan 83,2 Ton Pupuk Ilegal

ilustrasi--ANTARA/Abriawan Abhe

DIREKTORAT kriminal khusus (Ditkrimsus) Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berhasil mengamankan 83,2 ton pupuk yang diduga ilegal di Tanjung Pandan, KabupAten Belitung.

Kapolda Babel Brigadir Jendral (Brigjen) Syaiful Zachri mengatakan 83,2 ton pupuk ilegal tersebut disita di Gudang CV Pusat Pupuk Tani milik M Bin Basti.

Pupuk tersebut, menurut Kapolda, disita lantaran tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratan, sehingga diduga ilegal.

"Karena tidak sesuai dengan standar, 83,2 ton pupuk ini kita duga ilegal dan sekarang sudah kita amankan sebagai barang bukti," kata Kapolda.

Ia membeberkan ke-83,2 ton pupuk ilegal tersebut terdiri dari pupuk AN Organik TMP 36, NPK Natures, dan Pupuk Pertanian/Perkebunan merk Bulan

"Selain mengamankan barang bukti pupuk, kita juga mengamankan M bin Basti yang diduga sebagai pemilik pupuk," ujarnya.

Pasal yang di sangkakan kepada M, menurut Kapolda, adalah Pasal 2 ayat (1) Jo  Pasal 8 ayat 1 hurup a dan e UU RI No 8 tahun 1999 tentang perlindungan  konsumen dengan ancaman maksimal 5 tahun dan denda 2 miliar.

"Tersangka M juga kita kenakan Pasal 60 ayat 1, huruf F dan i UU No.12 tahun 1992 tentang sistem budidaya tanaman dengan ancaman 5 tahun denda 250 juta," pungkas Syaiful. (OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More