Harus Berani Menawar di Arbat

Penulis: Agus Tri Wibowo Pada: Sabtu, 14 Jul 2018, 05:20 WIB Sepak Bola
Harus Berani Menawar di Arbat

MI/AGUS TRIWIBOWO

PELANCONG ke Moskow, Rusia, selalu saja bakal mampir di Pasar Izmailovo, tempat berburu pernik dan buah khas Moskow khususnya dan Rusia pada umumnya, termasuk juga matryoska, boneka kayu bulat lonjong yang bisa disusun dan memiliki ukuran yang kian mengecil.

Keinginan untuk ke Izmailovo sudah tersusun. Namun, ada pandangan menarik untuk lebih didahulukan. "Coba ke Arbat, kalau Izmailovo jam dua atau jam 3 (pukul 14.00/15.00 waktu setempat) sudah sepi. Kalau Arbat tetap ramai sampai malam," ungkap salah satu staf lokal di KBRI Moskow.

Akhirnya tujuan pun berganti arah. Jalan Arbat pun menjadi tujuan. Kendati dekat stasiun metro Arbatskaya dan Smolenskaya, naik taksi kini lebih menjadi pilihan. Sekali-kali mengendurkan otot paha dan betis karena sudah dua pekan lebih sejak menginjak kaki di Moskow---27 Juni---olahraga sehat itu menjadi makanan sehari-hari.

Sambutan dentingan gitar mengalun ketika sampai di Jalan Arbat. Di sudut jalan masuk, sekelompok pemusik jalanan melantunkan lagu dan salah seorang perempuan anggota mereka mengedarkan kantong ke pengunjung yang berjejer menonton. Selain musik, ada juga yang unjuk kebolehan tari modern ala breakdance, bernyanyi karaoke, hingga sekadar meniup seruling, berpuisi, serta bernyanyi seriosa.

Jalan yang cukup panjang nan lurus hingga mencapai hampir 2 kilometer dengan lebar 20-an meter itu dijejali pengunjung. Di tengah jalan berjejer pelukis jalanan yang menawarkan jasa melukis wajah, baik realis maupun kartun. Hasil lukisan bintang-bintang ternama pelakon pun dipajang. Mulai Johnny Depp, Jack Nicholson, Jason Statham, hingga karikatur Mr Bean. Ada pula pelukis yang menawarkan karyanya dengan beragam tipe lukisan.

Di kiri dan kanan jalan tersaji toko yang beragam. Dari restoran cepat saji, restoran modern dengan tempat tempat duduk di teras, hingga toko minuman dan makanan ringan dengan meja dan kursi tinggi di pinggir jalan.

Ada juga toko pernak-pernik Kota Moskow serta Rusia. Sama juga dengan barang yang dijual di Pasar Izmailovo dan juga jangan takut menawar.

Di depan toko sudah ada pelayan yang menyambut. Biasanya lelaki berbadan tegap. Lewat dia bisa kita tawar harga barang yang digelar di luar. Setelah setuju, baru dia mengantar kita ke kasir yang ada di dalam.

Namanya pedagang, mereka juga menyatakan semua barang di toko sudah didiskon. Pelayan pun menyebutkan harga normal dan harga yang telah didiskon. Selain itu, ada juga toko yang telah menetapkan harga pasti yang ditempel di barang dagangannya.

Bahkan ada juga pedagang yang bisa menyebutkan harga dengan bahasa Indonesia setelah terlebih dahulu menanyakan dari Malaysia atau Indonesia. Namun, tetap saja harus berani menawar untuk mendapatkan harga yang lebih murah. Tidak perlu takut membandingkan harga satu toko dengan toko lain karena sambutan di Jalan Arbat penuh keramahan dan keakraban.

(R-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

MENTERI Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan berdasarkan pembicaraan dengan Google, raksasa internet itu akan berhenti menerima iklan politik jelang Pilpres 2019. Ini merupakan kebijakan pihak Google untuk tidak terlibat dalam ranah politik. Bagaimana menurut Anda kebijakan Google ini?





Berita Populer

Read More